Kebumen News Berita features Budaya Kebumen dan sekitarnya

1 Juni 2016

Wonosobo dan Palu, Didorong Menjadi Kota Ramah HAM, Kebumen?

Filed under: Berita,HOt NEWS,Nasional — Tag: , , , , — kebumenn @ 12:33 am

Kebumen News – Pancasila benar-benar sebuah mukjizat bagi bangsa Indonesia, berkali-kali pancasila diancam akan diganti. Tetapi berkali-kali pula pancasila membuktikan kekuatannya sebagai saah satu pondasi bernegara yang kuat. Pancasila yang dicetuskan oleh Sukarno pada tanggal 1 Juni 1945 kini diperingati kelahirannya di beberapa kota di seluruh Indonesia.

Inilah catatan perjalanan dari forum  tasyakuran pancasila. Menurut Syaiful Huda pembicara yang sengaja diundang oleh Syarikat pada acara Tasyakuran Pancasila. Beberapa kota yang pernah bermasalah dengan HAM kini dibincangkan. “Wonosobo menjadi salah satu kota ramah HAM yang salah-satunya dengan penggalian makam korban 65 di Kaliwiro. Pembongkaran makam ini juga didukung Pemerintah Daerah (Pemda) dan para tokoh NU dan Banser. Kini Raperda Wonosobo tinggal tunggu ketok raperda sebagai kota Ramah HAM.” Tutur Syaiful Huda.  Begitulah yang terjadi karena kaum miskin banyak juga kota Palu..

Choeron perwakilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnasham) dalam sesi kedua kepada Walikota palu orang Golkar dan dekat dengan Yusuf Kalla upaya dalam membangun kontek rekonsiliasi HAM. Palu sebagai kota ramah HAM. Implikasinya menurut Marsudi proses pengakuan masalah korban 65..perwali.harus ada membangun spirit kota yang bisa mengarah pembangunan sistem peluang rekonsiliasi ada. Namun kuncinya pada masyarakat sipil. Syarikat sebagai salahsatu pilar masyarakat sipil. Masyarakat sipil Kebumen mungkinkah menjadi kunci yang mendorong ramah HAM ndi Kebumen?. (Kn.06)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Memperingati Harlah Pancasila, “Jangan Ulangi Kesalahan Masa Lalu”

Filed under: Nasional,Sejarah — Tag: , , , , , — kebumenn @ 12:06 am

Kebumen News – Peringati hari lahir Pancasila 1 Juni 1945 KH. Imam Aziz salah seorang Ketua PBNU memberikan orasi budaya di Yogjakarta tepatnya Desa Tirtonadi, Gombangasem, Tirtonadi, Sleman. Pada peringatan hari lahir pancasila ini selain diisi orasi budaya juga dihibur kesenian kethoprak (31/5).

“Kata pancasila pertama dicetuskan oleh Ir.Sukarno pada rapat BPUPKI 1 Juni 1945. Kata pancasila itulah yang kemudian akhirnnya menjadi dasar bangsa Indonesia. Pancasila berisi 5 prinsip berbangsa dan bernegara. Lima prinsip itu adalah kemanusiaan, bangsa, persatuan, internasionalisme dan  ketuhanan.

Pada rumusan pancasila itu Negara Indonesia membebaskan warganya untuk memeluk suatu agama. Pada sila Ketuhanan yang Maha Esa ditambahakan “Dan ketaatan menjalankan kewajiban syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Rumusan prinsip itu akhirnya menjadi piagam Jakarta.

“Akhirnya pancasila di urutkan 5 sila. Penjabaran pancasila dimaknai dalam konstitusi pada Undang-undang Dasar (UUD) 45. Konstitusi dijabarkan lagi menjadi peraturan di bawahnya. Bentuknya Undang-undang, Keputusan Presiden, Peraturan Menteri, Peraturan Pengganti Undang-undang, dan sampai di daerah menjadi Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Gubernur, Bupati dan seterusnya. Semuanya itu mencerminkan nilai Pancasila yang mengadopsi niatan, cita-cita, prinsip, dan impian seluruh bangsa Indonesia.” Tutur Imam Aziz.

“Dengan peringatan hari Lahir Pancasila pada setiap 1 Juni ini diharap dapat mengembalikan fungsi pancasila yang benar dan jangan mengulangi kesalahan-kesalahan di masa lalu.” Pungkasnya. (Kn. 06)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Powered by WordPress