Kebumen News Berita features Budaya Kebumen dan sekitarnya

20 Januari 2016

Kala Dolanan Bocah Ditinggal Demi Memburu Gadget

Filed under: Tak Berkategori — Tag: , , — kebumenn @ 5:11 pm

Kebumen – ‘Dolanan bocah’ adalah istilah orang tua untuk menyebut permainan-permainan tradisional yang dulu trend. Sebut saja petak umpet, blodoran, bantengan, permainan gasing, wayangan, lombokan. Istilah-istiah itu kini terdengan asing, memainkannya berarti ndesa, kampungan, ketinggalan zaman . Jangankan untuk mengetahui jenis permainannya, untuk mendengar namanya saja anak-anak sekarang tidak pernah.

Sekarang permainan yang mendominasi dalam keseharian anak-anak selalu berkaitan dengan visual mata. Sebut saja menonton TV, melihat tayangan film di HP, Game HP, Game komputer. Game-game itu tidak melatih motorik yang menggerakkan tangan, kaki dan kombinasi keduanya. Justeru permainan itu mengeksploitasi mata. Satu-satunya keterampilan yang berbentuk motorik adalah gerakan jari saat menyentuh tuts atau tombol di stik.

Kesan bahwa dolanan bocah permainan kampungan, ndeso dan ketinggalan zaman terbantahkan dengan temuan hasil penelitian yang menunjuukan bahwa permainan tradisional ini justeru merangsang perkembangan motorik kasar dan halus anak-anak. “Nikmatilah permainan anak-anak ini seakan kita kembali ke zaman 90-an” Tutur Pathan pemerhati masalah anak di Kebumen.

Dengan permainan digital seperti itu perkembangan normal motorik kasar, motorik halus anak jadi terganggu. Dalam janga waktu lama akan menyebabkan anak menjadi pemalas, tergantung pada orang lain, dan tidak percaya diri. Mari giatkan kembali Dolanan Bocah untuk mengembangkan motorik kasar dan halus pada anak-anak kita. #SaveDolananBocah

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Powered by WordPress