Puisi-Puisi Perjuangan Ovi

Oleh Ovi* Bangun dan Bergeraklah matahari sudah tinggidan diri masih tetap beginimasih seenak perut,kenyang lalu terbenam bersiaplah menelan kekecewaanbersama riak penyesalanterpasung nestapasesak dirasa dada bahkan,matahari masih berbaik hatiia menunggu sampai kau berada di atashingga kedudukannya sejajar lalu apa yang kau perbuat?pedulimu hanya perut sampai membulatmimpimu hendak di kemanakan, jika hanya bergulat dengan kenyamanan hidupmu saja …

Pendekar Asmara

[one-half-first]  “[N]gger, kau sudah kuwariskan ilmu kanuragan dan kedigdayaan. Besok pagi kau boleh turun gunung,” ucap Ki Kayat pada murid kesayangannya, Jaka Puja. “Njih, Mbah Guru. Terima kasih telah menurunkan ilmu-ilmu kepada hamba. Entah dengan apa hamba harus membalasnya,” ucap pemuda berwajah tampan itu penuh rendah diri. “Ngger, jangan kau pikirkan itu. Sudah menjadi kewajibanku …