Kebumen News Berita features Budaya Kebumen dan sekitarnya

11 Februari 2016

Tanpa Semen Hidup, Tanpa Air Mati

Filed under: Nasional — Tag: , , , , — kebumenn @ 3:33 pm

Kebumen – Korelasi slogan yang diduplikasi dari twitter Emil Salim, mantan Menteri Lingkungan Hidup Indonesia dan dilansir di rapat warga sebelum ini; begitu menginspirasi kesadaran banyak orang. Ini seperti menggugah kesadaran pentingnya ekologi lingkungan dan ruang hidup bersama.

Dalam konteks perijinan operasionalisasi industri semen, khususnya pt Semen Gombong, kesadaran ekologis demikian menemukan taut dan momentum serta manifestasinya dengan kebangkitan aksi-aksi massa. Serbuan kekuatan kapital pada sektor tambang semen di Jawa khususnya, memang tengah menggila.

Berbarengan dengan itu perlawanan massa rakyat anti tambang semen di berbagai daerah seperti Ajibarang, Rembang, Pati, Blora, Grobogan, Wonogiri, Tuban, dan Gombong selatan sendiri; rupanya belum cukup menyadarkan pemerintah setempat dalam merumuskan kebijakan terkait tata kelola sumber daya alamnya. Padahal potensi alam di kawasan karst itu bukan lah melulu bahan tambang yang depositnya terbatas, rentan dan tak terbarukan.

Menanggapi aksi massa hari ini (10/2) yang pada intinya menolak ijin lingkungan pt Semen Gombong, plt Kepala BPMPT Kebumen pun masih terkesan menyikapinya dengan pendekatan prosedural belaka. Retorika pernyataannya menunjukkan lemahnya komitment pemerintah dalam hal menjaga kelestarian ekologi lingkungan ***(Kn/4)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

28 September 2015

Petisi PERPAG Tolak Penambangan Semen Di Kawasan Karst

Filed under: HOt NEWS — Tag: , , , , , , , , — kebumenn @ 10:54 pm

[one-half-first][P]ERPAG melayangkan surat pernyataan yang ditujukan kepada Presiden RI, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Komnas HAM, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Kebumen dan DPRD Kebumen. Dalam upaya penolakan terhadap rencana penambangan pabrik semen di kawasan karst.[/one-half-first]
[one-half][/one-half] Dalam surat yang bernomor : 001/PERPAG/KBM/2015 menyatakan kekhawatiran masyarakat akibat dampak lingkungan terkait penyusunan AMDAL PT. Semen Gombong  yang belum sepenuhnya melibatkan seluruh masyarakat yang akan terkena dampak. Dalam penyusunannya PT. Semen Gombong akan menggunakan mesin canggih yang ramah lingkungan namun tidak pernah mengikutkan masyarakat sekitar untuk studi banding ke tempat “tambang dan pabrik semen yang ramah lingkungan”.

Surat tersebut merujuk pada keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor : 1456/K/20/MEM/2000  tentang pedoman pengolahan kawasan karst pasal 12. Selain itu juga merujuk pada peresmian oleh Presiden RI pada tanggal 06 Desember 2004 Kawasan karst gombong selatan sebagai kawasan Ekokarst. Peresmian yang ditetapkan di Wonosari Gunungkidul juga sebagai kawasan lindung Kebumen.

Pemanfaatan sumber daya alam seharusnya tidak boleh menyebabkan kerusakan lingkungan dan mengancam kesuburan sumber daya alam, sebagai pendukung kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya. Seperti yang tertuang pada pasal 33 UUD 1945 tentang dasar-dasar perekonomian dengan prinsip kebersamaan, berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan.(Opal)

Untuk melihat lebih banyak Video

Surat petisi tersebut ditujukan kepada:
Presiden RI
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI
Ketua KOMNAS HAM
Gubernur Jawa Tengah
Bupati Kebumen
DPRD Kebumen.

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Penambangan PT. Semen Gombong ancam kerusakan Lingkungan

Filed under: Tak Berkategori — Tag: , , , , , , , , , — kebumenn @ 8:48 pm

#Gombong #Kebumen

[one-third-first][P] enambangan batu kapur yang merupakan bahan baku semen oleh PT. Semen Gombong dikawasan karst gombong selatan mengancam kerusakan lingkungan, salah satunya sumber pasokan mata air alami..[/one-third-first]

Menurut data Aquaculture Stewardship Council (ASC) terdapat 32 sumber mata air yang mengalir melewati celah gua-gua di area pertambangan.

Sumber air tersebut juga merupakan sumber kehidupan masyarakat baik untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, peternakan maupun perikanan. Bahkan pada saat kemarau panjang terparah pada tahun ini daerah kawasan karst masih memiliki air yang melimpah. Terlihat dari sungai-sungai kecil yang masih terus mengalir melewati pedesaan.

Menurut Dr. KO ahli karstologi mengatakan jika wilayah karst gombong selatan mengalami kemarau panjang masyarakat tidak akan kekurangan air itu dikarenakan sumber mata airnya berasal dari sungai-sungai bawah tanah yang membentuk struktur jaringan yang saling berhubungan satu sama lain. Struktur jaringan tersebut terbentuk dalam waktu 11 sampai dengan 25 juta tahun yang lalu dan tercatat di kementerian lingkungan hidup tahun 2003 mencapai 48,94 km².

Kawasan karst  gombong selatan dinyatakan sebagai kawasan karst kelas I yang berarti merupakan kawasan lindung berdasarkan keputusan menteri ESDM nomor : 961.K/40/MEN/2003 itu dikarenakan kawasan tersebut merupakan sumbar daya alam yang tidak terbarukan (non-renewable), mudah rusak, tidak bisa dipulihkan lagi (untretrievable) dan rentan terhadap pencemaran. (opal)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Powered by WordPress