Kebumen News Berita features Budaya Kebumen dan sekitarnya

7 September 2019

Warga Kebumen Geram, Proyek Pembangunan Jalan Tak Kunjung Usai

Filed under: Berita,HOt NEWS,kebumen — Tag: , , , , — Khas @ 11:23 pm

Kebumen, (Kebumennews.com)–Proyek perbaikan jalan provinsi di Kebumen tak kunjung usai. Efek dari proyek yang tak selesai-selesai ini salah satunya adalah kemacetan. Kemacetan yang tak bisa dihindarkan disebabkan beberapa faktor. Utamanya adalah saling serobot antar pengendara.

Pengguna jalan yang bernama Wahyudi asal Mirit mengungkapkan bahwa perbaikan jalan mulai dari Gedungbener sampai depan Pasar Hewan Wonosari sangat mengganggu ketertiban lalu lintas.

“Saya yang biasanya butuh waktu sekitar 1 jam bolak-balik dari Mirit ke Kebumen Kota, sekarang butuh waktu yang lebih lama. Bahkan beberapa Minggu yang lalu saya harus telat masuk kuliah gara-gara terjadi kemacetan di jalan yang sedang diperbaiki ini,” ungkap Wahyudi.

Diketahui bahwa proyek perbaikan jalan di Kabupaten Kebumen ini sudah mulai sekitar satu bulan yang lalu. Tetapi, sampai bulan September ini proyek perbaikan jalan tak menunjukan keberhasilan yang signifikan. Yang ada justru menimbulkan ketidaktertiban lalu lintas.

“Saya berharap perbaikan jalan dilakukan dengan serius. Supaya tidak menganggu aktifitas keseharian warga Kebumen. Apalagi sampai berlarut-larut seperti ini,” terang Wahyudi.

Dari pantauan Tim Kebumen News (07/09/19), nampak di siang dan malam hari, kendaran masih harus antri untuk menunggu pengguna jalan lain yang melintas di jalan satu arah. Terkadang, motor roda dua masih suka menyerobot untuk mendapatkan jalan. Terlebih lagi, motor roda empat juga nekat menyerobot pengguna jalan lain. Inilah yang menyebabkan keruwetan lalu lintas di Kebumen, khususnya daerah Gedungbener sampai Pasar Hewan Wonosari.

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

24 Oktober 2015

Dua Swalayan Ini Bikin Macet Jalan Protokol Kebumen

Filed under: Tak Berkategori — Tag: , , , , , — kebumenn @ 11:05 pm

#Kebumen

[M]eskipun kota kecil, Kebumen memiliki beberapa swalayan yang melayani kebutuhan masyarakat Kebumen dan sekitarnya. Terdapat dua swalayan yang trbesar yaitu Rita Pasarraya di Jalan Pahlawan dan Jadi Baru di Jalan Kusuma. Dua swalayan itu tergolong ramai menjadi tepat belanja masyarakat Kebumen.

[one-half-first][D]ari pantauan Kebumen News  ruas jalan di depan dua swalayan terbesar di Kota Kebumen ini selalu macet. Dua swalayan ini memang telah memiliki lahan parkir tersendiri, tetapi sebut saja di depan Jadi Baru lalu lalang kendaraan yang keluar masuk swalayan rupanya berkontribusi terhadap kemacetan di Jalan Kusuma. Selain itu ruas jalan Kusuma ini tergoolong jalan yang sibuk, karena di depan Jadi Baru persis berdiri terlebih dahulu gedung sekolah yang jumlah muridnya mencapai ribuan. Pada jam bubar dan masuk sekolah apalagi bertepatan dengan jam kunjungan Jadi Baru menjadikan ruas jalan itu benar-benar macet.

“Seharusnya ruas jalan Kusuma memang layak untuk dijadikan satu arah menuju selatan saja.” Tutur Bahrul salah seorang pengguna jalan Kusuma.[/one-half-first][one-half][/one-half]

Di depan Rita Pasarraya, kondisi jalan yang cuku ramai ditambah separuh jalan digunakan parkir pengunjung Rita Pasarraya. Kondisi ini membuat jalan Pahlawan sebagai jalan protokol  seringkali tersendat.

Dalam pantauan Kebumen News Rita Pasarraya memang telah memiliki lahan parkir di sebelah timur bangunan utama. Tetapi terlalu sempit untuk kapasitas pengunjung. Sehinga parkir tetap meluber ke jalan. “Seharusnya Rita ini membuat lahan parkira yang lebih luas lagi, sehingga tidak ada pengunjung yang pakir memakan separuh jalan protokol.” Tutur Iwan warga Kebumen pengguna jalan pahlawan. (Kn)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Powered by WordPress