Kebumen News Berita features Budaya Kebumen dan sekitarnya

12 September 2017

Jangan Remehkan Kemampuan Penyandang Difabel

Filed under: Berita,kebumen,lingkungan,Pendidikan — Tag: , , , — Khan Solikhan @ 1:54 am

Kebumen (11/9) >> Rumah Inklusif Kebumen gelar pelatihan kewirausahaan bagi penyandang difabel. Acara tersebut diikuti oleh sekitar 50 orang peserta yang dibagi dalam 3 jenis ketrampilan usaha yaitu menjahit, membatik dan salon.

Kita tidak boleh melihat penyandang difabel atau berkebutuhan khusus sebagai hal yang membedakan antara manusia satu dengan yang lain. Terbukti pelatihan kewirausahaan banyak diminati oleh keluarga kaum difabel.

“Diharapkan dengan adanya pelatihan kewirausahaan bagi penyandang difabel mempunyai motivasi tinggi untuk berwirausaha atau minimal mempunyai keinginan untuk wirausaha. Diluar sana sudah banyak temen-temen penyandang disabilitas yang sukses dalam berkarir maupun berwirausaha”, tutur Fahri perwakilan Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) kementrian ketenagakerjaan.

Mba Iin sapaan akrab pengelola rumah inklusif mengatakan “kita harus menjunjung martabat kaum difabel, mereka adalah anak-anak yang mempunyai potensi lebih dan harus kita berdayakan dan kita support. Salah satunya pelatihan kewirausahaan adalah sebagai bekal untuk mereka bisa mandiri dan mempunyai motivasi yang tinggi dan tidak berkecil hati” selama ini mereka di pandang sebelah mata oleh masyarakat umum, namun kita akan buktikan bahwa mereka tidak kalah, imbuhnya. (Khan)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

17 Oktober 2015

Pentingnya Madrasah Gelar Pendidikan Inklusi Bagi ABK

Filed under: Pendidikan — Tag: , , , , , , — kebumenn @ 10:17 am

Kebumen News 

[D]alam rangka menanamkan kepedulian terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Sub National Implementation Partner (SNIP) LP Maarif NU Jawa Tengah gelar Workshop Pengembangan Madrasah Inklusif.

[one-half-first][K]egiatan ini diikuti oleh madrasah-madrasah sasaran di dua kabupaten Banyumas dan Kebumen. Hadir pada pembukaan workshop Ashar Muhammadi, Kasi Dikmad Kebumen. Sekretaris PW. LP Maarif Sahidin menyatakan bahwa madrasah harus lebih peduli terhadap anak-anak berkebutuhan khusus di madrasahnya masing-masing. Karena mereka sebenarnya memiliki hak yang sama dengan anak-anak lain yang normal. [/one-half-first][one-half][/one-half]

Workshop ini digelar selama 4 hari tanggal 15 – 19 di hotel Queen Garden Baturraden Banyumas. Workshop ini didukung sepenuhnya oleh Australian AID – Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia.

Peserta tampak antusias mengikuti workshop, karena inklusi di madrasah termasuk hal baru. (Kn)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Powered by WordPress