PC PMII Wonosobo Tuntut Aparat Bebaskan Warga dan 3 Kader PMII

Tak Berkategori

Kebumen News (9 Januari 2022)

Pembangunan Bendungan di Desa Guntur Bener dibangun dengan batu andesit yang diambil dari desa Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo. Warga Wadas menolak batu andesit di wilayahnya diambil karena dianggap menyebabkan kerusakan lingkungan yang dapat menyebabkan matinya mata air dan terjadi longsor.

Penolakan warga ini menyebabkan Pemerintah mengerahkan aparat untuk memuluskan proses pembebasan tanah lokasi batu andesit yang berada di sebagian besar wilayah Wadas.


Sekitar pukul 10.00 WIB warga Wadas dan teman-teman solidaritas sudah berkumpul di masjid Desa Wadas untuk melakukan mujahadah bersama. Pada saat yang sama aparat kepolisian dengan atribut lengkap sudah menempati pos-pos penjagaan Desa Wadas.
Sekitar pukul 10.30 aparat bergerak menuju masjid dan mulai memindahkan motor-motor warga yang diparkir di depan masjid. Keadaan menjadi ricuh. Tak hanya itu aparat kepolisian berbaju sipil menangkap warga dan para relawan solidaritas satu persatu. Mereka dibawa ke madrasah di atas masjid. Setelah di interogasi, mereka diangkut menggunakan mobil polisi.

Keseluruhan warga dan Kawan-kawan yang tertangkap, menurut informasi adalah 40 orang, dari Desa Wadas mereka dialihkan ke Polsek Bener. Bahkan nformasi terbaru akan dibawa ke Polda Semarang.

Hingga saat ini polisi menjaga ketat area Masjid, tidak banyak warga yang terlihat di area tersebut, namun ada warga yang berada didalam masjid, khususnya ibu-ibu. Jembatan kecil menuju masjid diblokir dengan mobil dan motor aparat. Sepanjang jalan masjid Desa Wadas hingga menuju pos 3 , aparat terlihat menduduki sisi kanan dan kiri jalan. Aparat kepolisian melarang Pers untuk meliput dan mengambil informasi apapun terkait kondisi di Desa Wadas.

“Keluarga besar PMII Wonosobo menuntut aparat untuk tidak bertindak represif dan segera membebaskan warga beserta kader-kader PMII Wonosobo yang hari ini masih di tahan. Daftar kader PC PMII Wonosobo yang ditangkap dan ditahan aparat Ahmat Nur Sholeh ( Rayon Moh Hatta ), Ginanjar Anggit ( Rayon Moh Hatta ), Putra (Rayon Al Muntaha ).” Tutur Ahmad Munawir Ketua PC. PMII Wobosobo).

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Or

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.