6:36 am - Selasa Oktober 19, 2021

Mahasiswa KKN Desa Grenggeng Genjot Program ‘Seribu Tanaman Bidara’

183 Viewed kebumenn 0 respond
Advertisment Single content advertisement top


Kebumen News (13 Agustus 2021)

Mahasiswa KKN Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) kebumen melakukan gerakan Program Penanaman Pohon Bidara di Desa Grenggeng. Kegiatan ini dilakukan oleh Mahasiswa yang bekerja sama dengan Kelompok Tani Wanita (KTW) Desa Grenggeng dan Mahasiswa KKN lainnya dari UNTIDAR. Pihaknya menyerukan atau mengajak masyarakat khususnya Umat Muslim membuat gerakan sosial tanam Seribu Pohon Bidara. Program ini dilakukan di Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar Kebumen pada Hari Kamis, (12/08/2021).

Single content advertisement top

Gerakan Seribu pohon bidara  tersebut dilatarbelakangi oleh panggilan syar’i, terkait manfaat dan fungsi daun bidara. Fajrul Munir selaku Ketua Kelompok KKN menilai banyak masyarakat yang hingga kini tidak mengetahui akan pentingya pohon bidara. Ini baik secara tuntunan Islam maupun secara medis. 
Selain itu, masyarakat Muslim  juga mengalami sulitya mencari bibit ini. Bidara kini seakan hilang dari peredaran. Padahal sebetulnya mudah dibudidaya di Indonesia. Tentang pohon ini sudah jelas disebut secara jelas dan digambarkan Al Qur’an Surat As Saba Ayat 16 dan Surat Al Waqiah Ayat 28. Manfaat Pohon Bidara sangat banyak. Daun dari tanaman ini menjadi bagian dari sunah dalam memandikan jenazah.

“Hal ini sebagai mana diriwayatkan dalam Hadits Nabi. Selain itu juga banyak khasiat lainnya. Berdasarkan hasil riset medis, sehingga daunya bisa didayagunakan obat herbal yang mujarab. Termasuk melawan virus covid. Karena daun Bidara mengandung antiseptik dan anti oksida,” terangnya.

Disampaikan pula, secara praktis berdasarkan fiqih jenazah harusnya Umat Islam dalam pemulasaran khususnya memandikan jenazah, sunah atau dianjurkan mencampur air dengan daun bidara. Hal inilah yang banyak belum dipenuhi secara Fiqih Islam. Karena sulitnya mencari daun bidara. Kemudian muncul berbagai tafsir dimana bidara diartikan daun kelor.  Kegiatan ini juga merupakan Program yang diserukan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kebumen. LPPNU bermaksud mendorong dan memfasilitasi ketersediaan pohon bidara di masyarakat melalui gerakan 1 juta pohon. Menurut Dr. Imam Satibi selaku Ketua LPPNU yang juga menjabat Rektor di IAINU/UMNU kegiatan tersebut sudah dikonsultasikan kepada PCNU Kebumen. Bahkan Rois Syuriah KH Afifudin Khanif dawuh secara langsung. 

“LPPNU memohon dukungan kepada semua pihak untuk berkenan mendorong program tersebut, demi kemaslahatan dan masyarakat yang sehat serta lingkungan yang hijau,” katanya.

Lebih lanjut pihaknya sangat berharap  khususnya komunitas ibu-ibu atau pecinta taman hias  bisa mengembangkan pohon bidara tersebut.
Selain Melakukan Penanaman Pohon Bidara, Mahasiswa juga mengajarkan bagaimana cara membibitkan tanaman bidara dan cara perawatannya. Berbagai pupuk sederhana yang mdah didapatkan seperti bawang merah sebagai pemacu pertumbuhaan akar dan lain-lain. Dengan hal tersebut diharapkan tanaman bidara dapat tumbuh dengan baik dan mudah berkembang di Desa Grenggeng. Selanjutnya Masyarakat bisa memanfaatkan pohon bidara yang kaya akan manfaat. (Muhamad Fajrul Munir)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Single content advertisement bottom
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
5/5 - 1
You need login to vote.
Filed in

KKN IAINU-UMNU Kebumen Dilepas Bupati, Fokus Program Penanaman Bidara

Gas Melon Langka, Ibu-ibu Bertanya, Ada Apa?

Related posts