8:44 pm - Rabu September 22, 2021

Kisah Simbah Nyai Hj. Fatmah Nashicha dan Tukang Becak

84 Viewed kebumenn 0 respond
single-thumb.jpg
Advertisment Single content advertisement top

Kebumen News (26 Juli 2021)

Simbah Nyai Fatmah Nashicha adalah putri sulung dari Simbah KH. Ahmad Nashicha atau akrab dengan panggilan Mbah Kyai Nasoha. Mbah Lyai Nasoha adalah Pendiri NU Cabang Kabupaten Kebumen, sekaligus pendiri PP. Salafiyah Wonoyoso. Selama hidupnya, Mbah Nyai (sapaan akrab beliau) mengkhidmahkan waktunya untuk mengaji dan menebar ilmu agama di Pondok Pesantren Salafiyah Wonoyoso dan berbagai plosok plosok desa di Kab. Kebumen
Karena ketokohann Beliau adalah seorang tokoh wanita yang sangat sederhana, ikhlas dan tangguh, lebih lebih didalam dakwah menyebarkan ilmu agama dan akidah ahlussunnah wal jama’ah.
Menurut Putra beliau yakni KH. Muntaha Mahfudz, (Pengasuh PP. Salafiyah Wonoyoso) dalam jangka waktu satu bulan, simbah Nyai bisa mengisi majlis pengajian sampai 20 majlis di kabupaten Kebumen.
Menurut KH. Muntaha Mahfudz, meskipun jadwal ngaji sangat padat, beliau tetap selalu matla’ah kitab. Singkatnya, tidak ada hari Simbah Nyai, tanpa Muthola’ah Kitab.
Dari beberapa majlis tersebut ada yang sudah menjadi rutinitas beliau, seperti di Desa Karangsari, Kemitir, Kutosari Watubarut, Kewedusan, Jogopaten dll, dan ada yang sifatnya undangan tabligh.
Uniknya, dari semua majlis pengajian yang beliau rawuhi (datangi) beliau lebih memilih untuk naik becak meskipun di tempat yang jauh dari kediaman beliau, daripada diantar naik mobil atau mobil kendaraan jemputan dari panitia tabligh.
Menurut pengakuan KH. Muntaha Mahfudz, beliau mengatakan ” Saya sering tawarkan mobil untuk mengantar beliau, tapi beliau tak pernah kerso/ mau untuk diantar padahal majlisnya jauh “.
Beliau, KH. Muntaha Mahfudz juga menjelaskan, kenapa beliau lebih memilih untuk naik becak daripada diantar. Menurut beliau, “Mbah Nyai pernah mengatakan, ” Nek nunggang becak kan dadi mbukak rejekine tukang becak, “.
( Kalau naik becak kan jadi membuka rejekinya tukang becak )
Begitu pula sepulang dari pengajian, beliau juga tetap istiqomah dengan becaknya meski panitia pengajian sering menawarkan kendaraan untuk mengantar beliau.

Dari berbagai tempat pengajian beliau selalu gonta-ganti armada becak, dari abang becak satu ke becak yang lain.
Seakan akan beliau memang ingin membuka pintu rejeki para tukang becak ini.
Subhanalloh ..

Kasih sayang beliau, kepedulian beliau, terhadap ummat sangat terlihat dari kisah diatas. Mengajarkan kepada kita, agar kita selalu saling menolong dan membantu saudara kita yang sedang susah dan kesullitan. Terkadang kita sibuk sendiri untuk membuat diri kita nyaman, namun kita lupa ada orang lain yang menderita dibawah kenyamanan kita.
Mungkin beliau selalu berpedoman pada Kalam Alloh didalam QS. Attaubah 128-129 yang mengatakan :
لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِٱلْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin

Single content advertisement top

Nabi Muhammad SAW sebagai manusia pilihan, adalah manusia yang sangat peduli kemanusiaan, sangat tidak tega ketika melihat penderitaan ummatnya.

Begitu pula yang dilakukan Simbah Nyai Fatmah, sebagai ulama perempuan penerus Nabi, beliau rela mengorbankan kenyamanan pribadi, demi menolong dan memudahkan urusan sesama manusia.

Sampai hari ini sebagian pengajian rutin beliau diteruskan oleh Ibu Nyai Hj. Raodloh Istri KH. Muntaha Mahfudz

Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah ini. Amin .

Abuuwes

Sumber : KH. Muntaha Mahfudz PP. Salafiyah Wonoyoso Kebumen

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Single content advertisement bottom
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 2 Agustus

Legislatif Award Tahun Ini Angkat Tokoh Peduli Covid-19

Related posts