Unik, Ketua Yayasan Diwisuda Rektor IAINU

Tak Berkategori

Kebumen News (20 Juni 2021)

Program Pascasarjana IAINU Kebumen mewisuda mahasiswanya yang berhasil menyelesaikan studi di Pascasarjana IAINU Kebumen. Pelaksanaan Wisuda digelar di Grand Kolopaking Kebumen (20/6/2021).

Acara ‘geser samir’ topi toga oleh Rektor saat wisuda berlangsung khidmat. Di tengah-tengah wisudawan terdapat Ketua Yayasan IAINU Kebumen, Munajat, M.Pd. yang menjadi peserta. Saat namanya dipanggil, banyak yang menyoraki. Yang unik lagi saat menyambut atas nama Ketua Yayasan ia memakai toga dan membina para dosen dan civitas akademika IAINU Kebumen.

“Sudah saatnya lulusan S2, memerintah, kalau S1 itu masih diperintah. S2 harus lebih berkualitas, kalau tidak berkualitas, maka dosen harus belajar lagi agar berkualitas.” Tutur Munajat, M.Pd, peserta wisuda saat menyambut atas nama Yayasan.

Rektor IAINU Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd berharap lulusan kali ini mampu berkompetisi, karena semua pertguruan tinggi sedang mengalami pandemi, sehingga proses perkuliahan tetap tidak semaksimal saat attap muka, justru kesempatan alumni S2 IAINU untuk berkompetisi. Sesuai dengan visi IAINU Virtual Cakap Bersahaja, alumni harus mampu menerapkan ilmua di dunia kerja dan aktifitas di lapangan.

“Secara khusus saya mengucapkan selamat kepada Ketua Yayasan IAINU Kebumen yang baru, Munajat, S,.HI, M.Pd yang ikut diwisuda hari ini. Apresiasi untuk Pak Muanat yang masih berkenan menempuh pendidikan S2 sampai selesai. Semoga mbarokaih di IAINU Kebumen.” Tutur Imam Satibi dalam sambutan atas nama rektor.

Sambutan dari PCNU Kebumen disampaikan oleh KH. Drs. Dawamudin, M. Ag. Ia berharap lulusan S2 IAINU Kebumen harus lebih tajam dan mendalam ke-NU-annya. Jangan sampai alumni IAINU terjebak pada simbolisasi islam dengan jidat hitam, atau celana cungklang misalnya.

“Alumni IAINU Kebumen harus tahu bahwa muktamar Ulama Sunni sudah memutuskan bahwa Ahlussunnah itu sesuai dengan Qanun Asasi NU yang dicetuskan oleh KH. Hasyim Asyari, dan dalam muktamar itu juga diputuskan bahwa Salafi dan Wahabi itu termasuk ajaran sesat.” Tutur Dawamudin saat menyambut atas nama PCNU Kebumen.

Orasi Ilmiah pada wisuda ini disampaikan oleh Prof. Dr. Suyitno, M. Ag Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. (Kn.01)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Or

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.