8:07 pm - Sabtu Juli 31, 2021

PCNU Kebumen Inisiasi Lahirnya Perda Pesantren

114 Viewed kebumenn 0 respond
Advertisment Single content advertisement top

Kebumen News (17 Juni 2021)

PCNU Kebumen terpanggil untuk mendorong inisiatif lahirnya Perda Pesantren di Kabupaten Kebumen seiring dengan ditetapkannya UU Pesantren. Untuk itu PCNU Kebumen memberanikan diri menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertempat di Kampus UMNU Kebumen 17 Juni 2021. Kegiatan FGD diikuti 50 orang dari unsur Pengurus NU, Legislatif PKB, Dosen dan praktisi Pondok Pesantren.

Kegiatan yang diPinpin oleh moderator Dr. Imam Satibi ini mengkaji berbagai isu terkait mekanisme penyusunan perda dan konten-konten yang harus direspon di dalam Perda. Kegiatan dibuka doa oleh Gus Fauhan dari PP Al Kahfi Somalangu dilanjutkan sambutan Munajat M.Pd mewakili Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen. Dalam sambutannya Munajat menyampaikan relasi NU dan Pesantren.

“NU pada dasarnya dilahirkan oleh pesantren. Oleh karenanya sudah semestinya NU berbakti kepada pesantren melalui regulasi perda pesantren. Banyaknya persoalan yang menyelimuti pesantren NU wajib hadir. Peluang lahirnya perda pesantren diharapkan dapat menjadi afirmasi peran pesantren dalam kiprah memajukan pendidikan Keagamaan Islam.” Tutur Munajat.

Single content advertisement top

Hasil FGD dalam kesimpulan moderator ada 5 point penting yang harus diakomodir dalam perda pesantren. Pertama kesetaraan lulusan muadalah pesantren dengan pendidikan formal. Kedua, singkronisasi izin operasional pondok pesantren. Ketiga, Penegasan kitab kuning sebagai inti kurikulum. Keempat, keunggulan mutu pesantren berbasis out come. Kelima, pengawasan dan monitoring pesantren sebagai quality control.

Miftakhul Ulum dalam akhir FGD menambahkan pentingya NU mengawal RPJMD, Khotimah anggota dewan perempuan PKB menyampaikan tahapan tahapan dalam pengajuan Perda. Zuhdi dan Saman menekankan pentinya perda pesantren sebagai kelangsungan generasi Indonesia yang berahlakul karimah. Gus Hakim, Nur Taufik dan Fauzi Muhtad dari PCNU menguraikan permasalahan permasalahan pesantren yang selama ini terjadi. Karena itu forum ini harus mendorong terwujudnya perda pesantren kata Gus Munjid.

Lebih lanjut Mustolih menyampaikan perda pesantren merupakan regulasi yang diharapkan masyarakat terutama penyelenggara pendidikan pondok pesantren dalam mewujudkan efektivitas UU Pesantren. Kegiatan FGD diakhiri dengan doa penutup oleh Katib Syuriah Gus Adib Amrulloh. (Kn.01)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Single content advertisement bottom
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
5/5 - 1
You need login to vote.
Filed in

‘GasPol’ Peningkatan Mutu, Dosen UMNU dan IAINU Dilatih Jadi Auditor

Mahasiswa UMNU Lolos Desk Evaluation Pilmapres Jateng

Related posts