Tenaga Ahli Kemendes PDTT Kebumen, Dispermades P3A, Bintek Pendamping Desa Fasilitasi Pemutakhiran Data Berbasis SDGs.

238 Viewed kebumenn
Advertisment Single content advertisement top


Kebumen News (18 Maret 2021)

Tenaga Ahli Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Kabupaten Kebumen Ahmad Samsul Hadi saat menyampaikan sambutanya pada acara rapat koordinasi Pendamping Desa Se-Kabupaten Kebumen meminta Pendamping Desa agar segera melakukan sosialisasi dan menfasilitasi pembentukan tim relawan pemutakhiran data berbasis SDGs Desa. (17/03/2021).
Pemutakhiran data berbasis SDGs Desa ini hanya berjangka 3 bulan dari maret- mei tahun 2021 dan teknisnya Tenaga Ahli Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Kabupaten Kebumen pada bulan maret akan mendorong DispermadesP3A Kebumen untuk mengeluarkan surat terkait pemutakhiran data berbasis SDGs Desa kepada Camat di 26 Kecamatan, dibulan yang sama Mendorong Pendamping Desa melakukan sosialisasi ditingkat kecamatan dan dianjutkan penyusunan pokja relawan pemutakhiran data SDGs Desa kemudian di SK kan oleh Kepala Desa serta pengajuan username dan password ke Kemendes PDTT melalui Koordinator Tenaga Ahli Kemendes PDTT Kabupaten Kebumen dilanjutkan penyiapan data awal dan pelatihan pokja pendataan.

“Bulan April masuk dalam pelaksanaan pendataan juga supervisi dan monitoring, pada bulan Mei 2021 sudah melakukan penetapan hasil pemutakhiran data berbasis SDGs Desa”. ungkap Samsul


Sekdin Dispermades P3A Kebumen Siti Nuriatun Fauziyah disela sambutanya menyapaikan, Pendamping Desa untuk menfasilitasi desa-desa untuk segera melaksanakan pendataan sesuai tahanan yang ada di SOP Pendataan. Adapun untuk operasionalisasi kegiatan ini bisa didanai melalui Dana Desa sebagaimana sebelumnya ketika melakukan pendataan BLT Dana Desa.


“Ini sangat-sangat penting untuk kepentingan desa itu sendiri. Karena Kepala Desa akan memiliki perencanaan yang bagus, akan memiliki perencanaan yang akan tepat sasaran kalau perencanaan itu didasarkan pada data yang valid dan akurat dan data yang kita miliki data yang benar,” jelasnya.


Ia menegaskan, Desa mempunyai peluang dan potensi untuk mendata secara benar. Karena levelnya tidak luas dan lingkupnya relatif kecil sehingga cukup mudah untuk dilakukan pendataan.


Menurutnya, ketika desa melakukan pendataan yang dilakukan oleh warga desa itu sendiri di bawah komando kepala desa, Ia meyakini 99% data tersebut pasti benar. “Kenapa? karena yang mendata oleh kita Sendiri. Itulah makanya SDGs Desa ini adalah arah pembangunan desa dari desa, oleh desa, untuk desa,” tegasnya
Karena itu, menurut dia, supaya arah pembangunan desanya ini benar, maka dibutuhkan data.

“Siapa yang harus mendata? kita sendiri warga desa. Untuk apa kita mendata, untuk kepentingan pembangunan desa kita sendiri. Sehingga dengan data-data yang dimiliki nanti adalah dari desa oleh desa untuk desa,” katanya.

Untuk menyukseskan pemutakhiran data tersebut, Kemendes PDTT akan memfasilitasi aplikasi yang digunakan untuk pendataan dan desa akan mendapatkan user dan password aplikasi setelah desa membentuk dan meng SK kan pokja relawan pemutakhiran data SDGs Desa. Hal itu dilakukan agar lebih memudahkan desa dalam melakukan pendataan.
Selain itu, ia juga memerintahkan para pendamping desa untuk ikut memfasilitasi dan mendalami aplikasi yang sudah disiapkan. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mendukung kepala desa di dalam pelaksanaan pendataan pemutakhiran data desa berbasis SDGs Desa. (Kn.01)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Filed in

Setelah Bacok Satu Keluarga Lelaki ini Bersantai Menunggu Dijemput Polisi

Perkuat Manajemen, PCNU Kebumen Lakukan Akreditasi MWC

Related posts