PGRI Cabsus Kemenag Gelar Rakor Terbatas

Tak Berkategori

Kebumen News (22 Januari 2021)
Persatuan Guru Republik Indonesia Cabang Khusus Kementerian Agama Kabupaten Kebumen menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) secara terbatas dan sesuai protokol Covid-19 pada Jumat, 22 Januari 2021.

Rapat dihadiri oleh 17 Pengurus PGRI Cabsus dan dibuka oleh Salim Wazdy M.Pd., Ketua PGRI Cabsus Kemenag pada pukul 14.15.
Rakor ini membahas dan menetapkan program kerja pengurus PGRI Cabsus Kemenag selama satu periode.

“Program kerja yang disahkan meliputi dua bidang besar, pertama adalah penguatan internal organisasi dan kedua penguatan eksternal” Tutur Salim Wazdy saat sambutan pembukaan Rakor.
Untuk penguatan internal akan dilakukan penguatan database. Anggota PGRI Cabsus Kemenag saat ini adalah 703 anggota yang tersebar di Madrasah di bawah Kementerian Agama dan sekolah.

Khusus anggota yang merupakan guru DPK di MTs/MA swasta perlu pemecahan ranting, karena masih bermasalah databasenya dan koordinasinya. Untuk para guru DPK MI barat, juga perlu penambahan ranting baru di Kebumen bagian barat meliputi Ayah, Buayan, Rowokele, Gombong, Sempor dan Adimulyo terkait koordinasi karena berjauhan dengan MI negeri. Nanti akan diatur mekanismenya, dengan mengundang anggota guru DPK di ranting-ranting yang terkendala.
Termasuk dalam penguatan internal adalah kepemilikan kartu KTA PGRI. Dalam hal ini ada tiga kriteria yang harua ditangani PGRI Cabsus pertama calon anggota, yang daftar baru dari CPNS, dan anggota lama yang belum memiliki kartu dan anggota yang mutasi.
Masalah kepemilikan kartu PGRI untuk Anggota dari ranting-ranting sudah ditanyakan ke Pengurus Daerah, bahwa untuk kartu, nunggu antrian karena semua cabang sedang dilayani buat kartu semua.
Termasuk dalam program penguatan internal PGRI Cabsus Bagian Organisasi segera memfasilitasi pemekaran ranting DPK MA/MTs menjadi tersendiri. Lalu penambahan ranting Guru DPK MI di Kebumen bagian barat. Serta pembentukan Ranting tersendiri untuk guru DPK PAIS SD/SMP/SMA.
Tercatat untuk Guru Kemenag yang diperbantukan DPK di MA terdapat 8 guru, DPK di MTs terdapat 26 guru, Guru PAIS DPK di SD, SMP dan SMA terdapat 13 guru.
Pengurus PGRI Cabsus dalam waktu dekat mengeluarkan Surat Instruksi untuk madrasah yang belum melaksanakan reorganisasi untuk segera reorganisasi maksimal 31 Januari 2021.

Untuk penguatan eksternal PGRI Cabang Khusus memprogramkan untuk menerbitkan Jurnal Ta’dib. Jurnal ini direncanakan menjadi wadah kreatifitas guru-guru Kemenag dan guru lainnya yang terbiasa menulis jurnal. Jurnal Ta’dib yang terbit setahun dua kali ini sudah memiliki nomor ISSN sehingga tulisan yang dimuat bisa dihitung untuk kenaikan pangkat.

Selain itu untuk penguatan eksternal PGRI Cabsus juga memprogramkan untuk Pendampingan PAK untuk guru-guru yang selama ini kesulitan naik pangkat.
“Sudah banyak yang mendaftar untuk didampingi, terutama pendampingan Golongan IV.a yang mau maju ke IV.b. Bahkan untuk menunjang Pengembangan Diri PGRI Cabsus bakal menyelenggarakan Diklat untuk Golongan VI.a kerjasama dengan Balai Diklat dan Kemenag.” Tutur Salim Wazdy.

Untuk penguatan eksternal bidang perempuan PGRI Cabsus bakal melaksanakan Pelatihan Fikih Perempuan dengan tema Hak-hak Reproduksi Perempuan.

Termasuk penguatan eksternal PGRI memprogram membuat Chanel Youtube : PGRI Cabsus Kemenag untuk mewadahi kreatifitas anggota dalam video dan animasi.

PGRI juga mencantumkan program Donor darah kerjasama dengan PMI Kebumen untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan. (Kn.01)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Or

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.