8:50 pm - Jumat Januari 22, 2021

LDNU dan Fatayat NU Kebumen Tajamkan Program Bersama PBNU

187 Viewed kebumenn 0 respond

Kebumen, (7/11/2020)

Pengurus Cabang Lembaga Dakwah NU Kebumen dan  PC. Fatayat NU Kebumen menggelar diskusi  dalam rangka penajaman Program kerja berdakwah di Kabupaten Kebumen. Diskusi ini mengundang Pengurus Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD.PBNU ) Jakarta  Ny.Hj. Dewi Any EndriyantiWakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU yang sekaligus Ketua Bidang Dakwah Fatayat Pusat.  Ny Dewi juga merupakan pengasuh Pesantren Lathoiful Istiqlal Jakarta.

Hadir menyambut dalam kesempatan itu Wakil Ketua PCNU  Kebumen. K. Hakim Musyafa Syafi’ie (Gus Hakim) Pengasuh Ponpes Al Hidayah Kebumen, KH. Kholid Fikri, M.Pd.I  Ketua Lembaga Dakwah PCNU Kebumen beserta pengurus LDNU dan Ny. Mardliyah, M.Pd.  Ketua Pengurus Cabang Fatayat NU Kabupaten Kebumen beserta Pengurus Fatayat.

Diskusi diawali dari Sambutan Ketua LDNU Kebumen, KH. Kholid Fikri, M. Ag yang berharap kepada Ibu Nyai Dewi Untuk  memberikan mitovasi, dan strategi berdakwah di Jakarta

“…sehingga dari motivasi dan informasi dari Bu Nyai Dewi Any bisa diadopsi di Kebumen dan kalau mungkin program-program LD.PBNU yang bisa diaplikasikan di derah Kebumen” Tutur Kholid Fikri, Ketua LD.PCNU Kebumen.

Wakil Ketua PCNU Kebumen Gus Hakim yang  memberikan pemaparan bahwa sudah saatnya NU hari ini merebut penguasaan pemberitaan di Sosial Media, tidak boleh lagi tinggal diam menghadapi masifnya serangan dari golongan wahabi yang sangat kuat.

“Saya teringat Pernyataan Gus Mus. : “Sudah saatnya yang waras tidak boleh lagi ngalah, yang waras harus menang, agar kasus seperti Nur Sugik tidak terulang lag.” Tutur Gus Hakim mengawali diskusi.

Dilanjutkan oleh Nyai. Dewi Any yang mneceritakan tentang hubungannya ke Kebumen dan maksud kedatangannya sekaligus mengisi acara hari ini.

“Pertama tabarukan kepada Kyai-Kyai di Kebumen, melalui Kyai Muhsinun, lalu kedua kami ingin bersama-sama menajamkan program kerja di LDNU Kebumen besama Fatayat NU Kebumen. Kalau mungkin bisa disinergikan dengan Program dari LD PBNU” Tutur Nyai Dewi Any mengawali diskusi.

“Saya termasuk salah satu dari dua perempuan yang masuk di LDNU PBNU, ternyata mungkin maksudnya adalah supaya saat ada rapat Bapak-bapak itu ada yang membuatkan wedang.” Tutur Nyai Dewi Ani bersloroh.

“Memang sudah saatnya saat ini, kita tidak bisa tinggal diam, Masjid Amir Hamzah di lingkungan NU, ternyata kyainya orang Hidayatulloh. Makanya sudah saatnya saat ini orang-orang NU aktif mendekati pemilik perumahan, da pegang masjidnya.” Sambung Nyai Dewi.

“Bahkan di Jakarta, Kementerian Tenaga Kerja notabene menetrinya orang NU, membuat program komplek perumahan lengkap dengan pondok dan masjidya, ternyata karena Dirjennya bukan orang NU akhirnya menunjuk Kyai Pondok di bawah Menaker itu dari kelompok meeka, sehingga isinya cadaran dan cungklang semua”, ini kita sudah kecolongan.” Tutur Nyai Dewi. Any.

Ibu Ny. Dewi Any yang menjelaskan bahwa hal-hal saat ini  yang perlu dihadapi adalah medsos, jangan lagi sungkan Kyai NU untuk live streaming saat pengajian, ini cara untuk memenuhi medsos, kalau sudah penuh, nanti sampai ke kebijakan. Kalau soal ilmunya orang NU, itu sudah penuh, tapi orang NU itu tawadhu, sehingga menyilahka orang lain untuk memegang mic, ngimami, padahal mereka kalau disilahkan akan langsung bersedia, lalu ngelunjak ke lain-lainnya.”

Dikusi berlanjut dengan pertanyaan-pertanyaan dari peserta diskusi sehingga menghasilkan rekomendasi untuk penajaman program kerja LDNU dan Fatayat NU Kebumen (Kn.01)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in
prev-next.jpg

Rido Widhiono Kebumen Juara Dalang Remaja Korwil Kedu

Panggung Kahanan, Ajang Kreasi di Tengah Pandemi Seniman Kebumen

Related posts