6:53 pm - Jumat Januari 22, 2021

Rido Widhiono Kebumen Juara Dalang Remaja Korwil Kedu

112 Viewed kebumenn 0 respond
single-thumb.jpg

‌Kebumen News (20 Okt 2020)

Dalang remaja dari Kebumen Ki Rido Widhiono, berhasil menyajikan lakon cerita Kumbo Karno Gugur dengan sangat dramatik. Karena penyajiannya yang memikat itu, Ki Rido Widhiono berhasil memboyong tropi Penyaji terbaik 1 pada event Lomba Dalang Bocah dan Remaja tingkat Korwil Kedu yang diselenggarakan oleh Pepadi.

Lomba dalam masa pandemi Covid-19 itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, di Gedung Kridha Bakti milik Ketua Umum Pepadi Kebumen, Ki R Sunan Sri Husodo Desa Jatiluhur Kecamatan Karanganyar, pada Selasa 20 Oktober 2020, dan diikuti oleh 8 dalang bocah dan 8 dalang remaja, yang merupakan utusan dari Kabupaten atau kota di wilayah Korwil Kedu.

Dari hasil penilaian 5 orang dewan juri yang berasal dari kota Magelang, kabupaten Wonosobo, kabupaten Magelang, kabupaten Purworejo dan kabupaten Temanggung itu, Ki Ridho, dalang remaja berasal dari Watulawang kecamatan Pejagoan berhasi menyisihkan 7 peserta yang lainnya.

Tujuan kegiatan selain untuk memupuk rasa cinta pada kesenian daerah bagi generasi muda ini juga diselenggarakan dalam rangka memilih empat penyaji terbaik untuk dalang bocah dan empat penyaji terbaik untuk dalang remaja, yang yang nantinya akan dikirim maju pada lomba yang ditingkat provinsi Jawa Tengah mewakili Korwil Kedu, pada 29 Oktober 2020 mendatang.

Sementara itu dalang bocah dari Kebunen, Ki Nararya Damar Ruci Ardiansyah (9th) siswa kelas 4 SD Plarangan Karanganyar, meskipun juga tampil dengan penyajian yang cukup memukau dewan juri dan penonton, telah berhasil menggondol tropi Penyaji Terbaik 3.

Kepala Disporawisata Kebumen, Azam Fatoni yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya kepada para dalang yang ikut lomba. Pasalnya, menurut Azam, generasi muda banyak yang kurang menyukai kesenian daerah.

“Saya bangga karena ternyata generasi muda kita banyak yang masih mengenal bahkan mencintai seni budaya,” ungkap Azam Fatoni.

Kegiatan tersebut disiarkan langsung oleh Ratih Tv Kebumen sehingga masyarakat cukup duduk di rumah tanpa perlu datang ke tempat lokasi kegiatan. Meskipun sebenarnya beberapa waktu lalu Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz sudah memberikan izin bagi pelaku seni untuk melangsungkan kegiatannya di masa pandemi Covid-19.

Penampilan dalang bocah Ki Nararya Damar Ruci Ardiansyah (9th) siswa kelas 4 SD Plarangan Karanganyar,

Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kebumen, Pekik Sat Siswonirmolo yang juga hadir menyaksikan lomba berujar bahwa generasi muda Kebumen masih bisa diandalkan untuk urusan cinta kesenian daerah. Dirinya bahkan sangat optimis setelah melihat penampilan dalang bocah dari Kebumen yang berhasil memukau juri.

“Kalau menyaksikan dari awal proses seleksi, banyaknya jumlah peserta lomba dalang bocah dan remaja di Kebumen, maka saya optimistis bahwa di Kebumèn banyak memiliki generasi muda yang mencintai kesenian daerah, khususnya wayang kulit,” ungkap Pekik Sat Siswonirmolo.

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Gawangi Aksi Penolakan UU Ciptaker Kebumen, PMII Kebumen: Kami Kawal Sampai Istana!

LDNU dan Fatayat NU Kebumen Tajamkan Program Bersama PBNU

Related posts