2:16 am - Jumat Oktober 30, 2020

Gawangi Aksi Penolakan UU Ciptaker Kebumen, PMII Kebumen: Kami Kawal Sampai Istana!

67 Viewed Khas 0 respond

Kebumennews.com – PMII Kebumen bersama aliansi Masyarakat, Buruh dan Mahasiswa, lakukan demonstrasi di depan Gedung DPRD Kebumen pada Jum’at sore (9/10). Demonstrasi berhasil membuat DPRD Kebumen mau menyepakati untuk menolak UU Ciptaker.

Sarimun, Ketua DPRD Kebumen bersama-sama aliansi masyarakat, buruh dan mahasiswa Kebumen menandatangani tuntutan yang berisi penolakan UU Ciptaker di tengah kerumunan massa. Hasil keputusan bersama tersebut selanjutnya akan dikirim ke pemerintah pusat.

Sementara itu, Ketua Cabang PMII Kebumen menegaskan akan mengawal hasil kesepakatan pada demo tolak UU Ciptaker. Imam, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan pihak terkait akan mengawal hasil kesepakatan sampai pemerintah pusat.

Dijelaskan, hasil keputusan antara DPRD dan Pihak Aliansi Masyarakat, Buruh dan Mahasiswa tersebut akan segera dikirimkan ke pihak pemerintah pusat segera setelah semua beres secara administrasi. Imam, yang juga koordinator aksi tolak UU Ciptaker berujar bahwa hasil kesepakatan di depan Gedung DPRD Kebumen jika tidak dikawal hanya menjadi omong kosong DPRD Kebumen.

Diketahui, UU Ciptakerja yang telah disahkan oleh DPR RI pada Senin lalu (5/10). Sesudah disahkan, pemerintah, Presiden akan segera menandatangani UU Ciptaker sehingga bisa segera diaplikasikan. Sebelum Jokowi menandatangani, aksi penolakan di berbagai wilayah makin tak terbendung.

“Kami akan mengawal tuntutan tadi dengan meminta anggota dewan untuk membuat surat resmi. Surat tersebut tertuju ke Presiden Jokowi dimana isinya berisi penolakan UU Omnibuslaw dan segera menerbitkan Perpu,” ungkap Imam Nur Hidayat (9/10).

Sementara itu, pihaknya menegaskan bahwa kerusuhan yang terjadi pada Jum’at sore bukan berasal dari aliansi di bawah koordinasinya. Bahkan, Imam memastikan bahwa mereka yang membuat ricuh bukan dari elemen mahasiswa.

“Setelah penandatanganan, ada chaos dari massa aksi. Kami tegaskan massa aksi tersebut bukan bagian dari aliansi, dan terindikasi justru menunggangi aksi yang sebelumnya berjalan damai,” pungkasnya.

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Selaranda Longsor, Akses Kebumen -Karangsambung, Sadang Putus

Rido Widhiono Kebumen Juara Dalang Remaja Korwil Kedu

Related posts