9:00 pm - Minggu September 15, 2019

Bupati Hadiri Kegiatan Ruwat Dadung Desa Peniron

102 Viewed kebumenn 0 respond

Kebumennews>> “Ruwat dadung” (Dadhung : tali untuk mengikat sapi) merupakan tradisi turun temurun di Desa Peniron Kecamatan Pejagoan. “Ruwat dadungyang berlangsung di Taman Banyu Langit (TBL), Dukuh Perkutukan merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas ternak karunia Tuhan dan bertujuan agar masarakat mampu hidup tentram, makmur serta subur tanahnya ( Gemah Ripah Loh Jinawi_ Jw).

Serangkaian prosesi kegiatan “Ruwat Dadung” dimulai hari Rabu sore(20/06/2019) dengan pementasan wayang kulit tanpa kelir (Geber), kemudian prosesi “Ruwat Dadung” dan diakhiri selamatan warga dengan menggelar tumpeng (Tumpengan).

Pada malam harinya digelar pementasan wayang kulit semalam suntuk oleh dalang kondang Ki Eko Suwaryo dengan lakon Jorosando Gugur.

pementasan wayang kulit juga dihadiri oleh Bupati Kebumen, Yazid Mahfud bersama Asisten 1 Heri Setianto. Dalam sambutannya beliau menghimbau kepada masyarakat Kebumen Khususnya warga Kecamatan Pejagoan terlebih warga Desa Peniron berkaitan dengan Pilkades serentak di Kabupaten Kebumen yang akan berlangsung pada tanggal 25 Juni 2019, dalam himbauannya beliau mengajak agar warga memilih Kepala Desa sesuai hati nurani dan senantiasa menjaga keamanan serta kerukunan agar tetap kondusif.

Dalam kesempatan ini, Bupati Kebumen juga menyinggung tentang kondisi jalan Tembana-Peniron yang mengalami kerusakan cukup parah. Bupati sendiri benjanji akan melakukan peninjauan ulang terhadap anggaran Pemerintah Kabupaten. beliau mengungkapkan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan datang (Tahun 2020) cukup besar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta anggaran senilai 62 Milyar rupiah dan lebih kecil dibanding Pilkada tahun 2010 lalu sebesar 100 Milyar rupiah. (Kn07)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Peniron Siap Gelar Ritual “Ruwat Dadung” di Taman Banyu Langit

Mahasiswa MPI Ajak Cinta Al Quran Sejak Dini Melalui Diklat

Related posts