7:14 pm - Sabtu Juli 20, 2019

Produk Gerabah Tradisional Dipasarkan Online

545 Viewed kebumenn 0 respond

Kebumen News (6/2/19) Desa Pejagatan Kutowinangun Kebumen terkrnal sebagai sentra produksi gerabah tanah liat yang telah berlangsung sejak lama. Aneka gerabah telah diproduksi dan terkenal di pasaran seperti cobek, layah, ciri, kendil, pot, dan lain sebagainya.

Bertahun-tahun produk dan pola pemasaran selalu sama, bentuk yang sama dan diedarkan dari toko ke toko bahkan dari rumah ke rumah. Tetapi pemasaran tetap tidak bisa ‘meledak’. Di zaman serba intrrnet ini produk-produk tradisional nampaknya perlu juga mengubah bentuk dan pola pemasaran. Dan ini dilakukan oleh perajin gerabah di Desa Pejagatan Kutowinangun.

Seiring perkembangan teknologi dan informasu, pengrajin juga menyesuaikan dengan kebutuhan pasar yang menuntut kreasi dan inovasi. Misalnya saja Wadah Pakan Kelinci yang kemudian disingkat WAPACI, akhir-akhir ini laku keras di pasaran khusus bagi peternak kelinci.

Awalnya M Fauzi, seorang pengrajin di Pejagatan melihat peluang di dunia peternakan kelinci sangat baik. Kemudian dia menawarkan produk WAPACI dan direspon positif oleh konsumen.

“Pendekatan saya pada konsumen melalui medsos, dan Alhamdulillah banyak yang tanya bahkan sampai luar kota,” tutur pemuda yang kerap dipanggil Mas Putu tersebut.

Namun, semakin tinggi daya beli, semakin membuat pengrajin keteteran seperti yang diungkapkan Ngadisah (52) pengrajin di Pejagatan.

“Lha wong barange be urung digawe wes padha arep tuku. Ya kudune ngenteni sit,” kata pembuat wapaci tersebut. (Kn.01)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
5/5 - 1
You need login to vote.

Revitalisasi Ponor, Kerja Ekologi Perpag di Akhir Tahun

prev-next.jpg

Sedulur Kebumen, Grup Berbagi dan Kolaborasi antar Elemen Masyarakat

Related posts