1:22 am - Selasa November 19, 2019

DKD Kebumen Gelar “Kebumen Violin Orchestra”

611 Viewed Masyarakat Karst 0 respond
KVO: Penampilan "launching" perdana Kebumen Violin Orchestra (KVO) dengan dirigen Taufik Ismail dilaunching Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kebumen. Suguhan musik kamar ini dihelat di Maxolie Hotel, Minggu (24/2) [Foto: Ary Susanto]

KEBUMEN – Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kebumen menggelar launching Kebumen Violin Orchestra (KVO) dengan mengambil tempat di Maxolie Hotel Kebumen, Minggu (24/2). Helatan kelompok musik kamar yang dominan instrumen gesek seperti ini terbilang langka dan untuk yang pertama kalinya DKD mementaskan repertoar pertamanya.

Ketua Umum DKD Kebumen, Pekik Sat Siswonirmolo hadir memberikan dukungan penuh pada pemusik KVO yang kebanyakan terdiri dari anak-anak sekolah, dengan serangkaian repertoar bertajuk “Confident And Wise With Music”.

Dalam sambutannya, Pekik Sat Siswonirmolo menyampaikan bahwa KVO, menilik proses berdirinya merupakan “anak kandung DKD”, dan karenanya ia berharap KVO akan makin berkembang.

“Dan dengan begitu dapat memberi warna pada kegiatan seni musik di Kebumen”, sambutnya.

Selain dihadiri oleh tamu undangan dan penggemar musik orkestra, jajaran Pengurus DKD, pegiat komunitas SRMB (Sekolah Rakyat MeluBae) launching perdana KVO ini yang nampak semringah ini dihadiri pula oleh para orangtua dari para pemusik di KVO.

Menurut Taufik Ismail S.Pd, sang dirigen guru biola yang juga guru SD Negeri 3 Sawangan Kuwarasan itu; Kebumen Violin Orchestra merupakan sebuah kelompok musik yang menginduk pada Divisi Musik dalam Dewan Kesenian Daerah Kebumen.

“Performanya dikemas dengan format orchestra, yang anggotanya terdiri dari anak-anak seusia SD hingga SMP”, terang Taufik. Sedangkan para pemainnya instrumental biola adalah hasil dari bimbingannya selama ini.

Taufik Ismail merupakan pemusik biola yang tergabung di Sekolah Rakyat MeluBae (SRMB) sejak 2003. Dalam beberapa tahun terakhir ini menyiapkan pendirian kelompok orkestra sebagai bagian lanjut dari proses regenerasi bermusiknya.

 

Wadah Pembelajar Musik

Menurut Taufik, Kebumen Violin Orchestra memiliki sekretariat di Perum Mega Biru 1 Jl.Cincin Kota No.24 Karangsari Kebumen yang diproyeksikan sebagai tempat Sinau Ngorkestra di Kebumen.

“Pendirian KVO ini guna memberi ruang pada anak-anak yang sedang dalam proses belajar biola, agar mereka dapat memiliki ketrampilan bermain biola melalui sajian beragam jenis musik”, kata Taufik.

Adapun warna musiknya mulai dari musik klasik, pop, latin dan dangdut. “Juga piawai mengiringi lagu daerah dan lagi-lagu nasional”, imbuhnya.

Taufik berharap anak-anak tersebut akan menjadi lebih terasah ketrampilannya dalam menggesek dan memainkan intrument biola.    Harapan ke depan kehadiran KVO bisa diterima oleh masyarakat dan dilibatkan keberadaannya pada even-even yang diselenggarakan oleh Pemkab Kebumen, bahkan bisa menjadi kebanggaan masyarakat Kebumen yang ternyata memiliki pemain-pemain biola muda yang handal.

Sebanyak 45 anak tampil sebagai violin-violin muda yang berbakat yang mayoritas masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), bahkan yang termuda masih duduk di kelas 1 Sekolah Dasar. Mereka berasal dari beberapa kecamatan di wilayah Kebumen, seperti Kuwarasan, Gombong, Karanganyar, Sruweng, Adimulyo dan kota Kebumen sendiri.

Menurut Ketua Panitia Eni Munfarida pada pagelaran tersebut  KVO didampingi oleh beberapa pemain band pendukung, seperti Toto Suryanto pada Vocal, Widi pada Saxofon, Eri D’Flow pada Guitar, Kipli pada Bass, Nur Bulles pada Drum, Hasbun pada Piano, dan Damar pada Sound-Enginering.

Dengan piawai mereka memainkan 6 komposisi yang arasementnya digarap Taufik Ismail, pimpinan yang juga sekaligus berperan sebagai Aranger pada orchestra KVO. Ke enam komposisi tersebut adalah Cantik (Siti Badriyah), Symponie yang Indah (Once), Penasaran ( Rhoma Irama), Kopi Dangdut (Fahmi Sahap), Despacito (Luiz Fonzi) dan You Rias Me Up (Josh Groban).. [Kn.08]

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Problem Sampah Tuntas, Bayar PBB Lunas

Spirit Ekologi dalam Nikah Kades Kaibon Petangkuran

Related posts