1:49 pm - Jumat Juli 19, 2019

Rumah Inklusif Pameran Batik Pegon” Tema  Tajuknya Batik Pegon, Pameran dan Apresiasi”

867 Viewed bram 0 respond

Kebumen  tela lahir perjin batik pegon yang di motori oleh  Ibu Iin sapaanya, nama lekap  Muinatul Khoiriyah, mengawali cerita awal-awal kegiatan membatik di Rumah Inklusif. kegiatan membatik di Rumah Inklusif berawal sekitar satu tahun lalu ketika Rumah Inklusif kedatangan beberapa teman dari Jakarta (Komunitas Agen Kebaikan dan Batik Palbatu). Mereka datang membawa oleh-oleh ilmu membatik kepada keluarga Rumah Inklusif. Di hari batik Nasional 02 Oktober 2018 keluarga besar pendiri batik pegon mengucapaka selamat hari batik Nasional.

Batik Pegon dilaksanakan sangat sederhana. Pengelola Rumah Inklusif dan Batik Pegon duduk di kursi kayu dengan latar-belakang beberapa produk batik. Sambil ngobrol, ibu Muintul Khoiriyah, Kholil Salma dan Pak Ratmin, menceritakan tentang produk batik. Bahasa kerennya, press conference. Setelah pres conference, dilanjutkan acara doa bersama dan potong tumpeng

Berawal dari kegiatan itulah, anggota Rumah Inklusif mulai belajar membatik. Pada awalnya banyak anggota komunitas yang terlibat, tetapi lambat laun yang belajar membatik semakin sedikit. Tetapi yang sedikit itu tetap bertahan, terus belajar, hingga saat ini. Mereka telah melahirkan beberapa karya batik, berupa sarung, jarit dan baju.

Ada satu karya batik yang kemudian menjadi khas batik Rumah Inklusif, batik pegon. Motif ini pulalah yang kemudian menjadi nama batik yang dikembangkan oleh Rumah Inklusif, yakni Batik Pegon.

Keluarga besar Rumah Inklusif merasa bersyukur bahwa pada tanggal 1 Muharam 1440 bisa mem-pre-release produk batik pegon awalnya. Kami menyebut pre release, karena ini baru awal-awal release. Ada lima seri batik pegon yang di pre-release, yakni seri Garu, Jaa Zaedun, Mapati, Joglo, dan Joglo Rumah Inklusif.

Pengenalan awal batik pegon di acara tersebut belumlah cukup. Masih banyak orang bertanya, apa sih maksudnya Pegon? Apa pula Batik Pegon?

Rupanya, banyak orang belum mengenal istilah pegon. Sejauh pantauan Rumah Inklusif, istilah pegon baru dikenal di kalangan para santri, atau mereka yang pernah nyantri di Pesantren.

Rumah Inklusif akan mengadakan acara pameran batik pegon. Tajuknya Batik Pegon, Pameran dan Apresiasi.Tujuan dari pameran ini untuk lebih mengenalkan istilah pegon dan batik pegon.

Pameran akan diadakan selama sepuluh hari, tanggal 12-23 Oktober 2018, bertempat di komplek Rumah Inklusif, di desa Kembaran, kecamatan / kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. (Lokasinya di sebelah timur Polres Kebumen. Acara pameran akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Diantaranya: workshop membatik, sastra pegonklusif, inklusif bersalawat, batik pegon show, dan lain-lain. Semua acara ini masih tentatif. Tanggal-tanggal pelaksanaan setiap kegiatan ini akan segera dikabarkan ujar bu iin.

Rumah Inklusif memohon dukungan doa kepada para pembaca, agar pelaksanaan acara Batik Pegon: Pameran dan Apresiasi ini bisa berjalan sukses tanpa halangan, serta tujuannya bisa tercapai. Allahuma….amin.

 

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
foto sepesial Ilutrasi

Tradisi Pernikahan Adat Jawa Desa Peneket

SURAN EBLEG SINGO MATARAM DIBANJIRI RATUSAN PENONTON

Related posts