Napak Tilas Perang Diponegoro Di Gombong, Ansor Anak Cabang Undang Agus Sunyoto dan KangTohari

Kebumen News (8/11) Dalam rangka peringatan Hari Santri PAC Ansor Gombong gelar Membaca Kembali Pangeran Diponegoro Napak Tilas Perang Jawa di Gombong.

Hadir sebagai narasumber Agus Sunyoto, Ketua PP Lesbumi dan dosen pada Unibraw Malang; sejarawan sekaligus penulis buku Atlas Walisongo. Pembicara kedua adalah Ahmad Tohari, budayawan dan penulis Trilogi: Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dinihari dan Jentera Bianglala. Hadir pula Ravie Ananda, pemerhati sejarah lokal dari Kebumen. Acara digelar di Aula Benteng Van Der Vijck Gombong.

Selama ini dalam penulisan sejarah Indonesia sosok Pangeran Diponegoro tidak pernah dimunculkan unsur kesantriannya. Padahal beliau adalah santri dengan bukti selalu membawa Kitab Taqrib ke manapun. Bernama asli Bendoro Raden Mas Ontowiryo mendapat gelar Sultan Abdul Hamid Herucokro Amirulmukminin Sayidin Panotogomo Khalifatullah Ing Tanah Jawi.

“Selama ini ditulis dalam sejarah bahwa yang mendorong Pangeran Diponegoro memberontak adalah karena makam leluhurnya digusur untuk pembangunan jalan Belanda.  Padahal ada alasan yang sangat mendasar yang menyebabkan Pangeran Diponegoro melakukan perlawanan kepada Belanda. Yaitu mempertahakan kedaulatan di bumi Mataram”,  tutur Ahmad Tohari. (Kn.01)

 

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Or

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.