Warga Bakal Tuntut Ganti Rugi Pembangunan Pasal Bendungan di Lukulo

Tak Berkategori

Kebumen News (5/10).>> Pembangunan bendungan di Sungai Lukulo menjadi pemicu keresahan masyarakat Kutosari. Pasalnya pembangunan tersebut berimabas pada pengikisan lereng dan erosi di sepanjang sungai. Dari jembatan tembana ke selatan terancam hilang terbawa derasnya air.

Saat beraudiensi di ruang Paripurna DPRD, Zein selaku direktur PDAM menyampaikan “Pembendungan tersebut tidak ada niatan untuk merusak lingkungan, justru menginginkan kesejahteraan masyarakat Kebumen. Pasalnya kebutuhan air bersih di kebumen sangat di butuhkan. Maka dengan memanfaatkan sungai lukulo sebagai pusat perairan bersih kebutuhan masyarakat sangat di butuhkan. Sejauh ini pelanggan PDAM mencapai 25.000 KK di kebumen. PDAM hanya menyiapkan di tiga titik pengambilan air yakni Bendungan sempor, Wadaslintang dan Sungai Lukulo.

“Sejauh ini masyarakatpun masih banyak yang komplain akibat perairan yang kurang maksimal sehingga salah satu solusi bekerja sama dengan PT Jasa Tirta dengan membendung perairan sungai Lukulo untuk perairan, agar di musim kemarau panjang tidak lagi ada kekurangan air.” Ungka Zein.

Adi Nugroho perwakilan dari PT Jasa Tirta menyampaikan “Pihaknya hanya melakukan apa yang menjadi tanggung jawabnya, merekapun melakukan tidak serta merta tanpa ada perintah dari pemerintah daerah maupun pusat. Pihaknya mengaku selama pembuatan bendungan, tahun 2013 sudah melakukan kajian, namun kurang maksimal atas sesuatu hal yang mendesak maka penggarapan tetap dilakukan. Pihaknya hanya melihat dan berlandaskan Kepres no 12 th 2012, BPUPS dan atas pencabutan UU no 07 Th 2004 ungkapnya.

Miftahululum wakil ketua DPRD menyampaikan, “Kesalahan ini adalah kesalahan PT Jasatirta, mereka harus bertanggung jawab penuh atas kejadian ini. Seharusnya ada bentuk sosialisasi yang serius kepada masyarakt”. (Ali Hidayah)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Or

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.