Pasca Aksi, Warga Kutosari Kecewa Terhadap Bupati

610 Viewed Khan Solikhan
Advertisment Single content advertisement top

Kebumen – Pasca aksi ke gedung DPRD Kamis (6/10) warga Desa Kutosari kecewa terhadap Bupati Kebumen. Kekecewaan warga Kutosari ini disebabkan lantaran Bupati tidak bertemu langsung menemui warga korban tanah longsor akibat bendungan sungai yang dibangun PT Jasa Tirta dengan APBN tahun 2014.
“Setelah melakukan aksi ke gedung DPRD untuk menuntut kepada pemerintah dan pihak terkait agar bendungan PDAM yang memakan korban 1 rumah dan 5 terancam longsor segera di perbaiki dan bertanggungjawab ” Tutur Kartiko warga Kutosari. Aksi Masyarakat Peduli Lereng Lukulo (MPLL) ini tidak berhenti sampai di sini, walaupun kemarin sudah beraudiensi dengan DPRD dan memanggil pihak PDAM Kebumen, Imbuhnya.

Korlap aksi MPLL, Solikhan ketika ditemui Kebumen News membenarkan kekecewaan warga terhadap bupati. Aksi Masyarakat yang berjumlah 50 orang ini di temui DPRD dan diterima Hartono dari Fraksi PAN, Sarimun Fraksi PDI P dan Miftakhul Ulum Fraksi PKB.
“Sebagian masyarakat kecewa karena forum auduensi segera diakhiri oleh pimpinan sidang Hartono PAN dengan alasan bupati akan menemui warga di lokasi longsor. Namun, kenyataan di lapangan bupati tidak menemui kita”. Ungkap Solikhan yang juga ketua PMII Kebumen.
Ahmad Jafar salah seorang korban tanah longsor yang rumahnya 1 meter dari bibir sungai berharap bupati untuk datang langsung biar tahu kondisinya.

“Bupati setahun lalu memang sudah ke lokasi longsor dan 4 rumah di beri bantuan 20 juta dari BPBD dan bazda untuk pindah ke tempat lain. Saya terimakasih sudah dibantu, tapi sekarang kondisinya berbeda seluruh warga 40 KK rt 01 RW 5 kutosari,tanah dan lahan pertanian bertambah parah kena abrasi bendungan PDAM”,kata Ahmad Jafar. (Eko Wahyudi)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Filed in

Warga Lereng Lukulo Datangi Kantor DPRD, Tuntut Talud dan Buang Bendungan

Buang Sampah Sembarangan Berdampak Bencana

Related posts