4:53 pm - Minggu September 22, 2019

Kuatkan Solidaritas, Warga Kutosari Ikatkan Diri Dalam Aliansi Masyarakat Peduli Lereng Lukulo

1068 Viewed kebumenn 0 respond

Kebumen (4/10). Puluhan warga desa Kutosari tampak berkumpul di rumah salah seorang warga, rupanya mereka tengah melakukan persiapan melakukan aksi. Persiapan tersebut dilakukan agar aksi yang akan dilaksanakan pada Kamis (5/10) pagi berjalan dengan lancar. Acara persiapan aksi damai ini guna melakukan klarifikasi kepada pemerintah terkait longsornya lereng sungai lukulo akibat terkena erosi dan mengancam rumah-rumah warga.

Lereng lukulo yang longsor terdampak dari pembendungan sungai oleh PDAM. Selama dua tahun lebih erosi terjadi antara lain lantaran pengikisan tanah akibat sentoran air sungai, tingginya curah hujan. Akibat hantaman air yang semakin besar dan terus menerus, tanah di bibir sungai sebelah timur longsor. Hingga pemukiman warga kutosari Rt 1 Rw 05 terancam longsor.

Beberapa kerugian yang sudah dialami oleh warga, seperti rumah ambles, tanah milik warga dan beberapa rumah sudah menggantung hampir terbawa longsor. Hingga kini penghuni rumah tersebut diungsikan ke rumah-rumah tetangga.

Berangkat dari keinginan mengaukan solidaritas di desa Kutosari maka warga bersemangat melakukan perkumpulan. Mereka melakukan koordinasi dengan pemerintahan desa. Hasil dari koordinasi kepada pemerintahan desa akhirnya kepala Desa Kutosari merekomendasikan untuk melakukan audiensi kepada pemerintahan Kabupaten. Audiensi dilakukan dengan disertai warga menunjukkan data berupa film dokumenter yang dibuat warga kepada wakil rakyat.

Dalam pertemuan Rabu malam (4/10) kemarin, Warga didampingi mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Lereng Lukulo (MPLL) melakukan audiensi kepada pemerintahan kabupaten. Aksi damai tersebut mempertemukan Legislatif (DPRD) kabupaten, Eksekutif (Bupati) dan perwakilan dari lembaga PDAM untuk mempertanyakan tanggung jawab terjadinya pengikisan tanah sungai lukulo yang berimbas pada masyarakat.

Sungai Lukulo sebagai perairan jalur nasional menjadi tanggung jawab pemerintahan pusat. Namun sebagai wakil rakyat kabupaten, masyarakat mengharrapkan pemda bisa lebih peduli kepada hak rakyat. Sebagai wakil rakyat dan lidah penyambung aspirasi rakyat. (Ali Hidayah)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Warga Lereng Lukulo Datangi Kantor DPRD, Tuntut Talud dan Buang Bendungan

Hujan Deras di Kebumen Akibatkan Banjir dan Longsor Di Mana-mana

Related posts