8:11 pm - Senin Maret 30, 2020

Gelar Parenting PAUD “Bina Insani” Kebumen

1384 Viewed Masyarakat Karst 0 respond
PARENTING: Gelar Sarasehan "Membangun Karakter Positif pada Anak Usia Dini" di TPA-PAUD "Bina Insani" Kebumen (20/5). Nampak Rofiah Akbar, M.Psi tengah memaparkan materinya di hadapan orangtua dari anak-didik PAUD "Bina Insani", Jl. Telasih 15; Kebumen [Foto: K.04]

Membangun Karakter Positif pada Anak Usia Dini 

KEBUMEN – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang kemunculannya di Indonesia mulai eksisi pada dekade awal abad 21 telah mengalami perkembangan signifikan, seiring tantangan dalam memenuhi kebutuhan yang kian kompleks akan pembelajaran pra-sekolah.

Di dalam realitas umum kegiatan keseharian, sejak 2008 kemunculan pendidikan usia dini ini, nyata bahwa dunia PAUD ini tak sesederhana kelihatannya.

Kesan demikian mengemuka saat KebumenNews.com menyambangi Tempat Penitipan Anak (TPA) dan PAUD “Bina Insani” Kebumen yang tengah menggelar agenda Parenting yang sekaligus jadi bagian dari Gerakan Nasional Pembelajaran Aku Anak Jujur (Gernas Manjur).

PAUD dibawah kepemimpinan Sri Mulyati yang beralamat di Jalan Telasih 15 Kebumen (20/5) pagi itu, bukan saja semarak oleh rutinitas harian dan pembelajaran anak-anak yang total jumlahnya mendekati angka 50; melainkan juga karena kehadiran para orangtua mereka dalam sarasehan seputar jagat Parenting.

Memang, di serambi bagian belakang gedung milik Yayasan “Al-Mobarok” itu juga tengah digelar Sarasehan bertema “Membangun Karakter Positif pada Anak Usia Dini” dengan pemateri Rofiah Akbar, M.Psi dari AIR Vision. Tak kurang pada kesempatan ini hadir pula Dede Suntoro, S.Sos; Lurah Kebumen.

 

Memahami Karakter Tiap Anak

 

KARAKTER: Anak didik PAUD dengan beragam karakter menjadi tantangan dasar -personal dan sosial-mengembangkanpotensi dan membangun karakter positif. {Foto: K.04]

KARAKTER: Anak didik PAUD dengan beragam karakter menjadi tantangan dasar -personal dan sosial-mengembangkanpotensi dan membangun karakter positif. {Foto: K.04]

Tak mudah, meski hanya untuk membayangkan bagaimana “mengelola” berpuluh anak dengan karakter dasar begitu beragam dalam satu proses Bermain dan Belajar sekaligus secara bersamaan. Karena yang harus selalu diingat bahwa karakter atau watak tiap anak yang secara personal jelas berbeda-beda; dan tak bisa dihilangkan.

“Tiap anak butuh cara mendidik yang berbeda; tetapi tanpa kekerasan ”, tutur Dwi Endyawati.

Lebih jauh, Guru PAUD yang populer dipanggil anak asuhannya dengan Bunda Indi ini menjelaskan bahwa maksud cara mendidik yang berbeda sebagai pendekatan aspek metodologinya.

Itu sebabnya, sebagai landasan pra-Sekolah Dasar, PAUD menjadi jawaban atas kebutuhan bagaimana anak harus dididik bukan dengan “membunuh karakter”, melainkan dengan “Membangun (menjadikannya_Red) Karakter Positif” sebagaimana tema sarasehan pagi itu.

PAUD “Bina Insani” Kebumen saat ini diampu oleh tak kurang dari 7 tenaga pendidik plus tenaga bidang manajerial masing-masing: Agustini A.Sari S.Pd; Kelasworo ES S.H; Nadia Aristia, Muhadiyati, Fatayatun, Supartiyah, Khomsiatun, Kasiyati, Zahrotul Khuriyah dan Dwi Endyawati. [K.04]

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Delegasi Perpag Akan Temui Menteri ESDM

Dugaan Rekayasa KBAK Gombong Selatan Dilaporkan ke KPK

Related posts