12:26 pm - Selasa Desember 10, 2019

Pererat Silaturahim Dengan Maulid Nabi

699 Viewed kebumenn 0 respond

Kebumen News >>  Peringatan maulid Nabi Agung Muhammad, SAW yang digelar masyarakat desa Petanahan menjadi media untuk mempererat ukhuwah islamiyah antar sesama warga dan semua elemen masyarakat sekaligus media silaturahmi.

“Melihat sosial ekonomi masyarakat dan nilai kebersamaan sebagai cara mempererat ukuwah islamiah terlebih dahulu, serta  basariah, watoniyah. Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antar masyarakat,yang terpenting lagi sebagai media da’wah membuktikan  cinta rasul Nabi agung Muhammad SAW”.  Tutur Saebani S.Pd, M.Pd, ketua panitia.

Selain silaturahmi antar warga desa Petanahan pengajian yang mengundang penceramah KH.Ma’ruf Islamuddin dari Sragen pengasuh ponpes walisongo dengan group rebana shlolawat rebana walisongo sampai sore juga dimaksud konsolidasi ekonomi bagi para pemilik basis home industri berupa caping tudung. Diperkirakan pengunjung acara ini mencapai dua ribu lima ratus (2500) orang.

Dalam peringatan maulid yang mengambil tema “Kita perkuat Ukhuwah Islamiyah, tergolong berbeda dengan peringatan serupa. Karena selama pengajian berlangsung, pengunjung bakal dimanjakan dengan suara merdu santriwan dan santriwati Kyai Ishomudin danj iringan music rebana.

“Dalam maulid ini kesenian rebana tampil dominan. Inilah bedanya Ngaji dengan Kyai Ngisomudin. Ada ciri khas suara rebana dan musiknya lainya gebyar pecahnya bisa membawa masyarakat didengar tidak saklek. nada dan dakwah kyai ini dengan tidak saklek dan humoris,” Kata Saebani .

Saebani dalam sambutannya, kami terimakasih ucapkan kepada Bos Slamet pengusaha kerajinan anyaman bambu caping, tudung, tas, kesed, piring rotan, kipas, tudung yang telah memberikan dorongan bantuan sebagai sponsor kegiatan ini.

Di awal pengajian,  KH. Ma’ruf Islamudin mengajak hadirin untuk shalawat badar,” sholatuloh solamulloh..’ala toha rosululoh, kemudian kyai yang juga ketua PC NU Sragen kemarin hari sabtu dilantik.kyai nyentrik ini mengajak jawab para hadirin dengan kata NU..dengan nadi nyanyi diiribgi group rebanana walisongo dari sragen..

Kyai melanjutka nyayinya, “Tahun 26 tahune lahire (NU: jawab jamaah hadirin),  ijo benderane NU,  gambR jagad NU,  bintang sembilan NU.aswaja ajarane NU, hadist.  dan ijma qiyas  NU. (Kn.10)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Detik Pergantian Tahun, Kebumen Diguyur Hujan

Tebang Satu Tanam Lima di Kostajasa

Related posts