11:27 pm - Senin September 16, 2019

Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, Dilanda Banjir

438 Viewed kebumenn 0 respond

Kebumen News >> Dua kali dalam sepekan kota Bima, sebuah kota di Nusa Tenggara Barat dilanda banjir. Banjir pertama terjadi pada tanggal 21 Desember lalu disusul banjir Kedua Tanggal 23 Desember 2016. Hingga berita ini di laporkan perkembangan Bencana Banjir di Kota Bima Tgl. 24 Des 2016, Pkl. 07.00 Wita sudah mulai surut.
Pantauan kontributor Kebumen News di lapangan paling tidak terdapat lima kecamatan yang terdampak banjir di kota Bima.

Pertama Kecamatan Rasai Timur (4 kelurahan) penduduk yang terkena dampak banjir 3.581 jiwa, seluruhnya 3.581.mengungsi. Kecamatan kedua adalah Kecamatan Mpudan yang memiliki 9 kelurahan penduduk terdampak 30.078 jiwa, mengungsi 29.553 jiwa.
Ketiga Kecamatan Raba, kecamatan ini memiliki 10 kelurahan. Penduduk terdampak 19.955 jiwa, jumlah yang mengunsgsi 19.705 jiwa.
Kecamatan Rasanai barat yang memiliki 6 kelurahan, jumlah penduduk terdampak 33.492 jiwa, mengungsi 32,892 jiwa. Kelima Kecamaan Asakota yang  memiliki 4 kelurahan, peduduk terdampak 18.648 jiwa, yang mengungsi 18.648 jiwa.

Jumlah Keseluruhan 5 Kecamatan (33 kelurahan) terdampak 105.758 jiwa, Mengungsi 104.378 jiwa. Saat ini (24/12) pengungsi sudah mulai kembali ke rumah masing masing.
Perkantoran dan sekolah masih di liburkan. Aktivitar pasar belum terlihat.

Syukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir itu. Tetapi terdapat seorang yang mengalami luka-luka. Namun begitu fasilitas kesehatan banyak yang rusak. Ada empat  puskesmas yang rusak, 29 pustu, 29 polindes dan 1 kantor labkesda.

“Upaya yang di lakukan, Tim SAR membantu evakuasi warga, distribusi bantuan pangan melalui kelurahan, membuka dapur umum lapangan 4 lokasi ( TNI, Dinsos dan BPBD) dan rencana akan di buka lagi dumlap 2 lokasi (PMI), BPBD Provinsi bantuan pangan 3 truk dan 1 paket obat untuk korban banjir, BPBD Kab. Dompu bantuan logistik 1 truk, BPB kab. Sumbawa Barat bantuan logistik 2 truk, Pemprov NTB memberikan bantuan 4,2 m yang dipokuskan utk pangan dan logistik,  BNPB bantuan DSP 200 juta.” Tutur Mohammad Rum,  Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB.

“Sampai sekarang kami menghadapi kendala, listrik masih padam, jaringang Telkom PSTN selular belum pulih.” Pungkasnya. (Kn.10)

 

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Kereta Api Lodaya Hantam Mobil Grand Livina

Galang Dana Untuk Aceh, STIKES Gombong Gelar Happening Art

Related posts