12:11 am - Selasa September 17, 2019

Kenali Potensi Desa “Lebih Dekat dengan Kebumen”

1218 Viewed bram 0 respond

Kebumen merupakan kota yang memiliki banyak potensi ekonomi dan wisata yang luar biasa. Salah satunya dengan adanya tambak udang di Desa Surorejan, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah. Sekarang ini sedang ramai-ramainya perbincangan tentang tambak udang ini. Jadi, udang itu tidak hanya berasal dari laut. Tetapi, bisa juga berasal dari tambak. Sampai saat ini masih banyak daerah lain yang belum tahu mengenai potensi desa yang dimiliki desa Surorejan. Dengan adanya budidaya udang ini, desa Surorejan semakin maju dalam hal berwirausaha. Udang tersebut diekspor ke luar negeri yang tentunya akan meningkatkan pemasukan negara kita.

Tetapi tidaklah mudah dalam membudidayakan udang tersebut. Warna airnya sangat mempengaruhi pertumbuhan udang tersebut. Ternyata udang itu seperti manusia yang juga memerlukan asupan gizi seperti vitamin dan obat lainnya untuk pertumbuhannya. Udang juga memiliki banyak kandungan nutrisi seperti sumber vitamin, sumber mineral, dan sumber protein. Anehnya udang pun bisa mengalami diare dan kudisan. Hal tersebut membuat para petani tambak udang merasa heran. Adapun cara membudidayakan udang tersebut yaitu pastinya harus membuat tambaknya terlebih dahulu. Misalnya jika ukuran tambaknya 30 x 40 meter. Maka, kedalaman tambak 1,2 meter dan kedalaman air 1 meter. Biasanya diisi 100.000 ekor bibit udang. Udang tersebut bisa dipanen setelah berumur sekitar 80-90 hari.

Tahap persiapan tambak udang yaitu isi air tambak sampai ketinggian 1 meter; tunggu hingga 1 minggu; kemudian proses pembentukan plankton yaitu pemberian vermentasi, pemberian kapur dolomit, dan pemberian probiotik. Setelah beberapa hari, biasanya plankton mulai terlihat yaitu dari warna air yang berubah. Warna air yang bagus untuk pertumbuhan udang yaitu hijau muda kekuning-kuningan. Setelah itu, tambak siap untuk ditabur bibit udang. Tentunya bibit tersebut harus dari PT yang resmi, karena belum tentu bibit dari PT resmi hasilnya akan baik. Pernah terjadi seorang petani tambak yang membeli pada sembarangan, maka hasilnya sangat memprihatinkan yaitu hasilnya tidak sesuai dengan jumlah udang yang ditabur. Petani tambak tersebut pun mengalami kerugian sangat besar yang bisa mencapai puluhan juta. Modal awalnya pun sangat besar yaitu mencapai ratusan juta dan sekali untung bisa mencapai puluhan juta. Meskipun banyak petani tambak udang yang mengalami kerugian, mereka tidak pernah berhenti dalam membudidayakan udang dan selalu mencari cara supaya usaha mereka berhasil.

Setelah bibit udang ditabur, pemberian pakan biasanya dari umur 0-30 hari hanya 3 kali sehari, umur 31-50 hari biasanya 4 kali sehari, dan umur 51 hari sampai panen bisa 5 kali bahkan 6 kali sehari. Pemberian pakan tersebut juga diberi berbagai macam obat dan vitamin untuk pertumbuhan udang tersebut. Setelah itu, perlu juga dilakukan pembersihan kotoran udang yang disebut nyipon. Seorang petani tambak udang harus masuk ke dalam tambak tersebut untuk membersihkan kotoran udang dan dibantu oleh mesin sedot. Untuk nyipon ini biasanya dimulai saat udang berumur 25 hari. Saat udang  berumur 25 hari sampai 50 hari biasanya dilakukan 3 hari sekali. Umur 50 hari sampai panen bisa dilakukan setiap hari.

Pada saat musim hujan juga menjadi kendala dalam pembudidayaan udang. Hal tersebut dikarenakan plankton akan merubah warna air tambak. Jika warna air tambak tersebut jernih, maka tidak baik untuk udang. Karena air yang baik untuk udang yaitu berwarna hijau muda kekuning-kuningan. Adapun cara untuk mengatasi dan menjaga agar air tetap stabil yaitu dengan pengapuran secara rutin dan pemberian probiotik. Perubahan warna air tersebut biasanya dipengaruhi sifat asam pada air hujan yang menurunkan PH air dan untuk menaikkan PHnya  yaitu dengan pengapuran secara rutin.

Oleh:  Puji Winarti

Mahasiswa: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

NIM: 2015015017

 

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
News Feed
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Hari Pohon Sedunia 21 November 2016* Belajar Cinta Dari Pohon

Aksi Super Damai Bela Islam 212

Related posts