1:58 am - Jumat Oktober 30, 2020

Film Pelajar Kebumen Raih Penghargaan di Jakarta

1050 Viewed bram 0 respond

Dua Film Dokumen terhasil dikankomunitas Sangkanparan Cilacap mendapat penghargaan di Jakarta. 2 film tersebut Berjudul Arang Bathok Karya Defi Hikmawati siswi SMK Muhammadiyah Majenang dan Urut Sewu Bercerita karya Dewi Nur Aeni pelajar SMK N1 Kebumen. Karya ini berhasil raih penghargaan sebagai Dokumenter Terbaik dalam ajang Documentary Days (DocDays) 2016.

Ajang Perfil man Dokumenter yang memasuki tahun ke 10 ini diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari  ini memutarkan beberapa film Dokumen terunggulan serta memberikan penghargaan kepada 7 film dokumen terterbaik  yang  diproduksi oleh parapelajar dan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Malam Penghargaan (Awarding Night) yang diselenggarakan di Bioskop  XXI Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini Jakarta padatanggal 28 November 2016 ini memberikan penghargaan kepada 7 film terbaik dalam ajang Doc Days 2016. Film-film tersebut antara lain ARANG BATHOK karya Defi Hikmawati-SMK Muhammadiyah Majenang, URUT SEWU BERCERIT Akarya Dewi Nur Aeni SMK N1 Kebumen, DANGDUT IS MY MUSIC, karya Terrizqo AM Docs, MACAN KOMBAS karya Dwi antosa-Nol Derajat Film, MENEMPAH DOA karya Dicky Dwi Septian-Visual Mandiri Kreatif, PAK OGAH PARA PENCARI RECEH karya Abu daris Kamil  RSN Mercubuana, dan SANG PENGHALANG karya Rossi Pratiwi.

Beras Production. Ketujuh film ini diganjar penghargaan sebagai Dokumenter Terbaik karena memiliki keunggulan dilihat dari berbagai segi dan sudut pandang. Terutama film URUT SEWU BERCERITA yang dibuat oleh Dewi Nur Aeni yang masih berstatus pelajar di SMKN1 Kebumen ini. Film ini mencoba bercerita tentang kondisi parapetani di Urut Sewu. Konflik berkepanjangan antara TNI dan Masyarakat di Urut Sewu ini dirangkai dalam sebuah  film dokumenter yang sangat ringan di tonton.

Dewi Nur Aeni, berangkatke Jakarta dengan didampingi 2 guru dari sekolahnya. Inibukan kali pertama Dewi menerima penghargaan di Jakarta. Sebelumnya dirinya menerima penghargaan sebagai film maker Pejuang Pangan bersama mbak Sri Rohani yang juga dinobatkan sebagai Perempuan Pejuang Pangan dalam ajang Female Food Hero 2016 beberapa waktu lalu. Tentunya hal ini akan menambah catatan prestasi yang luar biasa untuk SMKN1 Kebumen melalui karya-karya pelajar yang terbukti mendapat apresiasi yang positif di berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, Insan Indah Pribadi selaku pengelola komunitas Sangkanparan menyatakan, prestasi yang diraih anak didik Sangkanparan bukan semata-mata hal instan yang dilakukan. Ini semua melalui proses yang panjang. Mereka melakukan riset, belajar bertutur, belajar membuat scenario, belajar berkomunikasi dan selebihnya persoalan tekhnis seperti pengambilan gambardan editing dipelajari di sesiakhir.“ Selama 3 bulan mereka berada di Sangkanparan, banyak hal yang mereka lakukan. Seperti menonton film agar mereka dapat referensi, kemudian mereka melakukan riset, belajarber komunikasi, sampai belajar mengoperasikan kameradan edit film.”

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Perpag Gelar Aksi Tanam 27.000 Bibit Pohon

SMP Negeri 1 Gombong Raih Juara I Drumband

Related posts