9:57 am - Senin Oktober 14, 2019

Atasi Desa Tertinggal Kementerian Desa Gelar Diklat UBK

600 Viewed Puji Sugianto 0 respond

Buayan (kebumennews.com) >> Kecamatan Buayan menjadi satu satunya kecamatan yang terpilih mendapat Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) produksi dan manajemen Usaha Bersama Komunitas (UBK) yang digelar oleh Direktorat pembangunan ekonomi kawasan perdesaan, Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. Acara Diklat berlangsung di balai pertemuan desa Rangkah kecamatan Buayan, Senin (28/11/2016). Acara tersebut berlangsung selama dua hari dan akan berakhir pada Selasa (29/11/2016).

Sofinniyah Ghufron, M.Si ditunjuk sebagai pelaksana teknis mengatakan, program ini ditujukan untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas. Ditujukan pada kawasan perdesaan yang memiliki potensi lokal atau komoditas tertentu. Dalam diklat UBK pemerintah melalui lembaga Kementrian Desa memberikan pemberdayaan, pendampingan, bantuan penyertaan modal serta penunjang peralatan produksi.

“Dalam realisasinya Program ini bersifat Button up (dari bawah keatas) untuk menggali potensi yang ada di kawasan perdesaan. Diharapkan nantinya dapat menumbuhkan dan mengembangkan produk local yang kompetitif,” imbuhnya.

Sasaran utama program ini guna meningkatkan peran serta komunitas dalam mengelola potensi yang ada di desa, sekaligus meningkatkan kemandirian dan menghasilkan produksi, serta pemasaran yang berkualitas dan berdaya saing. Hal ini juga mendorong terbentuknya Badan Usaha Milik Desa (BUMD) bersama sekaligus agar masyarakat desa tidak hanya menjadi konsumen saja tapi juga menjadi produsen bagi kebuthan sendiri.

“Selain kabupaten Kebumen ada lima kabupaten lain di Jawa Tengah yang juga mendapat program yang sama yakni kabupaten Pati, kabupaten Demak, kabupaten Temanggung, kabupaten Magelang, dan kabupaten Tegal,” ungkap Siti Nur Rohkmah selaku tenaga fasilitator lokal UBK.

Camat Buayan, Supoyo, Sos, menjelaskan gula semut dan seriping pisang merupakan produk unggulan kecamatan Buayan yang akan dikembangkan secara maksimal. Dalam kesempatan tersebut Supoyo juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah memilih kecamatan Buayan sebagai tempat pelatihan dan pengembangan UBK serta memberikan motivasi kepada pengurus UBK.

Desa Ponggok menjadi desa percontohan dan didaulat menjadi motivator desa tingkat nasional. Desa yang dulunya merupakan desa tertinggal dan 50 persen lebih warganya terjerat rentenir. Setelah mendapatkan bantuan dari kementrian kini mampu membuktikan perubahannya dengan menjadi Juara BUM desa terbaik tingkat nasional.

Sementara itu Kepala BAPERMADES kebupaten Kebumen, Amirudin, S.IP , MM mengajak pengurus UBK untuk belajar tehnik marketing yang baik dengan memahami kunci marketing agar nantinya UBK bias maju dan bersaing.(Kn07)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Tersengat Listrik, Kuli Bangunan Tewas Seketika

Supardi Kuli Bangunan Yang Tewas Tersengat Listrik

Related posts