10:31 am - Jumat Juli 19, 2019

PMII Gelar Aksi Dukung KPK Mengusut Tuntas Koruptor di Kebumen

1944 Viewed kebumenn 0 respond

Kebumen News >> 16 Oktober 2016. Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kebumen menggelar aksi di tugu lawet Kebumen. Aksi tersebut menuntut sikap tegas pemerintah Kabupaten Kebumen untuk memberhentikan oknum yang telah terbukti melakukan tindakan pidana.

“Tujuhpuluh tahun sudah Indonesia merdeka dan silih berganti rezim menguasai negeri ini. Tapi, sampai detik ini rakyat Indonesia belum merasakan merdeka sesuai cita-cita kemerdekaan Indonesia yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945. Badan legislatif dan pemerintah yang seharusnya membuat peraturan perundang-undangan, menyusun anggaran, dan melakukan pengawasan. Tetapi mereka sendirilah yang melanggar aturan tersebut.” Teriak Satiman koordinator aksi saat orasi.

Aksi ini menyusul kasus yang sedang diusut, Ketua Komisi A DPRD Kebumen Yudhi Tri Hartanto dan Sigit Widodo, Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen terjerat kasus korupsi dan di tetapkan sebagai tersangka. Ini menjadi kesalahan yang sangat fatal dan pemerintah harus tegas.

“Sebagai bentuk komitmen PMII Kebumen dalam penagakan hukum, aspirasi ini akan dibawa ke Jakarta dalam Simposium Nasional Mahasiswa Indonesia dalam rangka Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK dengan tema “Manifesto Mahasiswa untuk pemerintahan Jokowi-JK Aliansi Mahasiswa Menggugat” (19/10/2016). Yang akan ditindak lanjuti aksi serentak pada tanggal 20 Oktober di Jakarta. Tuntutan aksi hari dibawa ke Jakarta bersama empat tuntutan lain, yaitu Penanganan Pendidikan, Kesehatan, kemiskinan, dan penegakan hukum. Agar kebumen sebagai kabupaten BERIMAN memang benar-benar Bersih, Indah, Aman, dan Nyaman. Sehingga bisa bersama-sama menuju masyarakat kebumen yang Sejatera, Unggul, Berdaya,Agamis dan Berkelanjutan. Sebagaimana visi Bupati dan Wakil Bupati saat ini. Aksi hari ini merupakan salah satu bentuk dukungan PMII untuk penegakan hukum di Kebumen.” Tutur Ali Hidayah.

Ketua Umum PMII Kebumen Agus Suroso menambahkan “Kita telah melakukan konsolidasi hampir seluruh BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dan organisasi Ekstra di kabupaten kebumen untuk bersama-sama mengawal dan menyoroti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kebumen. Di mana dua telah ditetapkan sebagai tersangka dan empat berstatus sebagai saksi sesuai informasi yang dapat dari pusat, kedua tersangka telah melanggar pasal 12 A Juncto pasal 12 huruf B UU No.31 Thn 1999 sebagaimana di ubah dengan UU No. 20 Thn 2001 Ttng Tindak Pidana Korupsi, Juncto pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.. Harapan besar, ini bukanlah aksi teaterikal dan seremonial lembaga independen yang bebas dari pengaruh kekuasaan manapun dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya. Tetapi karena bagian dari mewujudkan cita-cita luhur faundhing father bangsa ini.”

“Maka dengan demikian Pemerintah Daerah harus tegas dalam mengambil keputusan yakni berhentikan oknum yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut dalam pekerjaannya. Agar menjadi pembelajaran dan evaluasi bersama. Kita selaku agen perubahan, agent control, dan stok pemimpin mendukung penuh tindakan yang dilakukan (KPK) dan menghimbau Pantang mundur bagi KPK sebelum Kebumen menjadi kabupaten Kebumen yang beriman.” Pungkas Agus Suroso. (Kn.01)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Bandongan Hari Santri dan Pelepasan 1000 Lampion

Penggeledahan Rumah Di Jalan Cempaka

Related posts