7:31 pm - Kamis November 14, 2019

Pendidikan Anti Korupsi, Upaya Preventif Cegah Korupsi

1511 Viewed Puji Sugianto 0 respond
ilustrasi Foto : Istimewa

Kebumen News >> Terbongkarnya kasus korupsi yang melibatkan anggota DPRD dan Pejabat dilingkungan Dinas Pariwisata Kebumen Jawa Tengah menambah daftar jumlah kasus korupsi di Indonesia. Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK pada hari Sabtu (15/10)  berkaitan dengan dugaan suap kepada anggota DPRD Kabupaten Kebumen. Kasus suap ini berhubungan dengan masalah APBD yang ada di Kabupaten Kebumen khususnya di Dinas Pendidikan.

Kasus korupsi yang terjadi di Kebumen ini telah menciderai terhadap semangat demokrasi terciptanya tata kelola pemerintah yang baik dan transparan tanpa adanya korupsi. Tindak korupsi yang dilakukan oleh pejabat pemerintah dan anggota DPRD telah merusak moral bangsa yang selama ini menjadi harapan kita bersama untuk menjadi negara yang betul-betul berpihak kepada masyarakat dibandingkan kepentingan individu maupun golongan.

Oleh karena itu, Jaringan GUSDURian Kebumen dalam hal ini menyatakan menolak terhadap praktek-praktek korupsi dan meminta aparat untuk mengusut tuntas terhadap praktek korupsi. Karena korupsi pada sesungguhnya telah melukai hati rakyat bangsa Indonesia. Praktek-praktek Korupsi yang dilakukan oleh pejabat pemerintah seharusnya tidak perlu terjadi jika mereka yang diamanahi melayani masyarakat memahami betul bahwa kemanusiaan adalah jauh lebih penting diatas segalanya. Tindakan korupsi ini sesungguhnya telah menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan sebagaimana yang tertera dalam pancasila sebagai manusia yang adil dan beradab.

Koordinator Jaringan GUSDURian Kebumen Humam Rimba menjelaskan bahwa maraknya kasus korupsi yang dilakukan oleh pejabat pemerintah, perlu  penanaman pendidikan anti korupsi sejak dini.  “Pendidikan anti korupsi ini menjadi bekal bagi generasi kita dimasa depan untuk menjadi pemimpin yang amanah dan betul-betul bekerja untuk rakyat sesuai dengan jabatan yang diembannya. Sebagaimana yang sudah dicontohkan oleh Gus Dur, Presiden RI bahwa yang terpenting dari politik adalah Kemanusiaan. Adanya tindak korupsi ini sudah sangat jelas menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan dalam sistem tata kelola pemerintah. Hukum harus ditegakan setegak-tegaknya demi keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.” Tutur Humam.

Praktek yang terjadi terjadi selama ini adalah mempertahankan sebuah jabatan dengan cara apapun meksi ditempuh dengan jalur korupsi tanpa melihat lebih dalam bahwa jabatan apapun tidak perlu dipertahankan secara mati-matian. Karena semua jabatan itu adalah semu dan yang lebih besar lagi adalah pertanggungjawab kepada rakyat serta kepada Tuhan yang Maha kuasa. (Kn.07)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Penggeledahan Rumah Di Jalan Cempaka

Launching Leader Class MAN Kebumen 2

Related posts