2:02 am - Jumat Oktober 30, 2020

Di Bawah Guyuran Hujan, Satu Milyar Shalawat Dikhatamkan di Alun-alun Kebumen

451 Viewed kebumenn 0 respond

Kebumen >> Ribuan santri tetap datang ke alun-alun Kebumen meski diguyur gerimis dan hujan. Mereka cinta bershalawat. Apalagi yang hadir adalah Habib Umar dari Yogyakarta. Malam ini Kebumen bershalawat sekaligus mengkhatamkan Satu Milyar Shalawat Nariyah yang digelar PBNU. Hadir dalam kesempatan itu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. Maksum Mahfud, Wakil ketua Umum Pengurus Tanfidziyah PBNU. Selain itu dari Wilayah datang Dr. Abu Hafsin MA, Ketua Tanfizdiyah PWNU Jawa Tengah. Pengurus PCNU Rois Syuriyah, KH. Wahib Mahfudz bertugas mengkhatamkan Nariyah dibaca 11 kali jumlah pengunjung.
Masykur Rozaq yang menyempatkan diri datang dan menyambut dengan semangat meskipun dalam kondisi sakit diapresiasi oleh Bupati Kebumen Yahya Fuad, sembari memberikan harapan besar kepada santri untuk terus maju karena merekalah yang akan menggantikan generasi tua.
Pengurus PBNU Prof. Maksum dalam sambutannya menjelaskan mengapa PBNU mengadakan acara satu miliar shalawat? Hal ini mendasarkan kepada perintah bersholawat dalam Al Qur’an.
“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Q.S. Al-Ahzab ayat 56)
Sedangkan Shalawat Nariyyah yang dikhatamkan sebanyak 1 milyar malam ini dikarang oleh Syaikh al-Arif Billah Sayyidi Ibrahim al-Tazi. Salah satu jenis shalawat yang sangat populer di kalangan ulama Ahlus Sunah wa al-Jama’ah. Barang siapa membacanya sebanyak 4444 kali kemudian meminta kepada Allah agar terpenuhi kebutuhannya, maka akan dikabulkan apapun permintaannya. (Sa’adah al-Darain, Syaikh Yusuf bin Isma’il al-Nabhani, hal.376, cetakan Dar al-Fikr)
Salah satu jenis shalawat yang mujarab untuk menjadi wasilah memenuhi kebutuhan. Ulama Maghribi (Maroko) menyebut shalawat ini dengan “Nariyah” yang berarti api, sebab ketika mereka menghendaki tercapainya sebuah tujuan atau agar dijauhkan dari bahaya, mereka berkumpul dalam satu majlis dan membaca shalawat ini sebanyak 4444 kali, dan atas barakah shalawat nariyah ini, apa yang mereka mohonkan mudah tercapai seperti api yang dengan cepat membakar benda yang mengenainya.
Al-Syaikh Muhammmad al-Tunisi mengatakan “Barang Siapa rutin membaca shalawat nariyah setiap hari sebanyak 11 kali, maka bagaikan mendapatkan rizki dari langit dan bumi”.
Al-Imam al-Dinawari mengatakan “Barang siapa membaca shalawat nariyah setiap setelah shalat sebanyak 11 kali dan menjadikannya sebagai wiridan, maka sesungguhnya Ia mendapatkan derajat yang luhur dan kecukupan dalam setiap perkaranya”.
Al-Imam al-Qurthubi mengatakan “Barang siapa menghendaki akan tercapainya urusan yang besar atau dihindarkan dari musibah yang agung, maka bacalah shalawat Tafrijiyyah/Nariyah ini. Dan hendaknya Ia bertawassul kepada Rasulullah SAW lantaran shalawat nariyyah ini, dibaca sebanyak 4444 kali. Niscaya Allah mengkabulkan segala permintaannya”. Direferensi dari Khazinah al-Asrar, Syaikh Muhammad Haqqi al-Nazili, hal.202-203, cetakan Dar al-Kutub al-Ilmiyyah. Wallohul a’lam. (Kn.01- Diolah dari berbagai sumber)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
News Feed
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Komposisi Fraksi PDIP Kebumen Berubah, Terpengaruh KPK?

Dua Pemotor Tewas Terlindas Dump Truk

Related posts