Proses Kaderisasi, PMII Kebumen Gelar PKD Se-Jawa Tengah

507 Viewed kebumenn
Advertisment Single content advertisement top

Kebumen News, (27-30 Juli 2016). Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kebumen melakukan program kaderisasi formal yakni Pelatihan Kader Dasar (PKD) Se-Jawa Tengah, kegiatan yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Widoro kebumen itu diikuti oleh beberapa PMII Cabang Se-Jawa Tengah antara lain, Purwokerto, Cilacap, Purworejo, Magelang, Temanggung, Wonosobo, Grobogan, Pati, Rembang, Brebes, dan PMII Cabang Jawa Barat yakni PMII Cabang Banjar.

Ketua Panitia Muhajir dalam sambutanya menyampaikan bahwa, PKD yang mengusung Tema “ Terbentuknya Pribadi Kader Ulul Al-bab“. Menginginkan betul bahwa setelah pelatihan ini  kader-kader  PMII mampu memanifetasikan nilai-nilai pergerakan dalam kehidupan sehari-hari agar visi PMII mampu terealisasikan yakni “Terbentuknya Pribadi Muslim Indonesia yang bertaqwa kepada Allah SWT, Berbudi luhur, Berilmu, Cakap dan Bertanggung  Jawab dalam mengamalkan Ilmu Pengetahuannya serta komitmen memperjuangkan cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia”. Tuturnya

PMII sebagai organisasi pengkaderan yang berideologi ASWAJA (Ahlussunah Wal Jama’ah) harus mampu menjawab tantangan zaman atas sekian proses eksploitasi, dehumanisasi, ketimpangan, dan sekian persoalan lain yang tidak saja membutuhkan alat analisa yang jeli. Maka dari itu Kaderisasi di PMII merupakan upaya pembentukan kader yang tangguh dan mampu menjawab tantangan-zaman. Tandasnya

Ketua Umum PC PMII Kebumen sahabat Agus Suroso menambahkan, dipundak kita selaku agent of Change, Agent Of Control, Irone Stoke termandatkan amanah empat pilar bangsa Indonesia untuk selalu dijaga dan dilestarikan agar anak cucu kita menikmati hasil jerih payah para faunthing father. Cita-cita luhur bangsa Indonesia agar terwujudnya kesejahteraan umum hari ini belum lah terasakan secara maksimal, amanah inilah yang mewarisi semangat pergerakan kita, agar kemerdekaan yang baru dihantarkan didepan pintu kemerdekaan mampu kita masukan kedala pintu kemerdekaan Indonesia.

Ibnu Ngakil dalam sambutanya menuturkan sebagai kader PMII harus mampu mengejahwentahkan Nilai Dasar Pergerakan sebagai Landasan dalam bergerak dan bertindak. Perlu di ingat peradaban dunia itu ditentukan oleh kualitas intelektual manusia, maju mudurnya sebuah peradaban sangat dipengaruhi oleh hal tersebut. Maka kian tinggi intelektualitasnya maka tingkat peradaban pun akan meningkat. (Kn. 01)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Filed in

Meningkatkan Profesionalitas Guru di Era MEA

Bupati-Masyarakat Pinggiran Kebumen Membincang Kemiskinan Kebumen

Related posts