7:32 am - Selasa Oktober 19, 2021

Ritual Prosesi Nikahan di Desa Jogopaten

2596 Viewed kebumenn 0 respond
Advertisment Single content advertisement top

Kebumen News >>

Salah satu ritual  prosesi ngundhuh mantu atau pernikahan anak pertama di Desa Jogopaten Buluspesantren, sampai hari ini masih menjadi tradisi di masyarakat, bukan hanya gejok lesung saja akan tetapi ada berapa makan yang di sajikan mengunakan tampah yang berisi hasil bumi.

Single content advertisement top

Seni budaya kotekan lesung, telah berlangsung di desa ini  sejak zaman nenek moyang yang berabad-abad lampau. Tradisi ini juga terjadi di berbagai daerah di Nusantara ini, hanya namanya saja yang berbeda. Ada yang menamakan Kotekan lesung, Gejok lesung, lesung jumengglung dan lainnya.  Musik ini identik dengan masyarakat petani atau pedesaan yang memang mata pencahariannya adalah petani (masyarakat agraris).

Masyarakat pada saat itu memang masih sangat rukun dalam kehidupan bertetangga walau satu rumah dengan rumah yang lain. Jauh berbeda dengan kondisi sekarang yang penuh bahkan kadangkala berdesakan. Saling bahu membahu, bergotong royong, dengan rasa ikhlas.

Negara Indonesia memang sudah sejak lama dikenal dengan keragaman budayanya, termasuk juga keragaman alat musiknya. Bahkan, di Indonesia juga ada cukup banyak musik tradisional yang sebenarnya dihasilkan bukan dari alat musik pada umumnya. Salah satu contoh yang akan kita bahas lebih lanjut di sini adalah musik lesung.

Sesuai namanya, musik satu ini dihasilkan dari suara pukulan lesung dengan menggunakan alu. Bagi Anda yang belum familiar dengan kedua alat tersebut, lesung dan alu sebenarnya merupakan alat tumbuk padi tradisional yang banyak digunakan di masyarakat jawa khususnya,  Jawa Tengah dan Jawa Barat sekitarnya. Khusus untuk wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya, musik lesung ini sendiri biasanya juga dikenal dengan sebutan kothekan.

Musik lesung biasanya dimainkan oleh beberapa pemain musik sekaligus dan memang biasanya yang memainkannya adalah para wanita. Setiap wanita memegang satu alu yang nantinya akan dipukulkan secara bergantian ke lesung sebagai alat musik utamanya guna menghasilkan alunan bunyi yang khas. Terkadang, permainan musik lesung juga dipadukan dengan alat musik tradisional lainnya seperti gamelan. Terkadang musik lesung juga terdengar lebih apik karena dipadukan dengan nyanyian tradisional dari masing-masing daerah di mana musik tersebut dimainkan.

Saat ini musik yang dihasilkan dari alu dan lesung sebagai alat musik  bisa didengarkan kapan saja sebagai wujud pengenalan budaya tradisional kepada masyarakat umum, di olah dari berbagi sumber ( Kn.02)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Single content advertisement bottom
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

pemilihan Putri LBC (London Beauty Clinic) 2016

Pagelaran Budaya Jogja 2016″ Pelestarian Nilai-nilai Budaya”

Related posts