11:39 am - Selasa Desember 10, 2019

Wonosobo dan Palu, Didorong Menjadi Kota Ramah HAM, Kebumen?

922 Viewed kebumenn 0 respond

Kebumen News – Pancasila benar-benar sebuah mukjizat bagi bangsa Indonesia, berkali-kali pancasila diancam akan diganti. Tetapi berkali-kali pula pancasila membuktikan kekuatannya sebagai saah satu pondasi bernegara yang kuat. Pancasila yang dicetuskan oleh Sukarno pada tanggal 1 Juni 1945 kini diperingati kelahirannya di beberapa kota di seluruh Indonesia.

Inilah catatan perjalanan dari forum  tasyakuran pancasila. Menurut Syaiful Huda pembicara yang sengaja diundang oleh Syarikat pada acara Tasyakuran Pancasila. Beberapa kota yang pernah bermasalah dengan HAM kini dibincangkan. “Wonosobo menjadi salah satu kota ramah HAM yang salah-satunya dengan penggalian makam korban 65 di Kaliwiro. Pembongkaran makam ini juga didukung Pemerintah Daerah (Pemda) dan para tokoh NU dan Banser. Kini Raperda Wonosobo tinggal tunggu ketok raperda sebagai kota Ramah HAM.” Tutur Syaiful Huda.  Begitulah yang terjadi karena kaum miskin banyak juga kota Palu..

Choeron perwakilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnasham) dalam sesi kedua kepada Walikota palu orang Golkar dan dekat dengan Yusuf Kalla upaya dalam membangun kontek rekonsiliasi HAM. Palu sebagai kota ramah HAM. Implikasinya menurut Marsudi proses pengakuan masalah korban 65..perwali.harus ada membangun spirit kota yang bisa mengarah pembangunan sistem peluang rekonsiliasi ada. Namun kuncinya pada masyarakat sipil. Syarikat sebagai salahsatu pilar masyarakat sipil. Masyarakat sipil Kebumen mungkinkah menjadi kunci yang mendorong ramah HAM ndi Kebumen?. (Kn.06)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Memperingati Harlah Pancasila, “Jangan Ulangi Kesalahan Masa Lalu”

Menunggu Peran Parpol Dalam Implementasi Pancasila, Dialog Kebangsaan Harlah Pancasila

Related posts