Tradisi Larung/Sedekah Laut di Cilacap

#CILACAP

Tradisi sedekah laut bermula dari perintah Bupati Cilacap ke III Tumenggung Tjakrawerdaya III yang memerintahkan kepada sesepuh nelayan Pandanarang bernama Ki Arsa Menawi untuk melarung sesaji kelaut selatan beserta nelayan lainnya pada hari Jumat Kliwon bulan Syura tahun 1875 dan sejak tahun 1983 diangkat sebagai atraksi wisata.

Upacara sedekah laut sebelum hari pelaksanaan didahului dengan prosesi nyekar atau ziarah ke Pantai Karang Bandung (Pulau Majethi ) sebelah timur tenggara Pulau Nusakambangan yang dilakukan oleh ketua adat Nelayan Cilacap dan diikuti berbagai kelompok nelayan serta masyarakat untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar tangkapan ikan pada musim panen ikan melimpah dan para nelayan diberi keselamatan. Disamping upacara nyekar juga mengambl air suci/bertuah di sekitar Pulau Majethi yang menurut legenda tempat tumbuhnya bunga Wijayakusuma.Untitled

Delapan kelompok nelayan cilacap dan pemkab Cilacap menggelar prosesi sedekah laut, di laksanakan pada hari Jumat Kliwon bulan Syura setiap tahun. Dalam prosesi sedekah laut melarung 9 jolen sesaji terdiri dari satu jolen tunggul (utama) dari pemkab Cilacap.

Sebelum jolen di larung, jolen-jolen tersebut di arak dari pendopo Wijaya kusuma sakti cilacap menuju ke pantai teluk penyu cilacap dengan iring-iringan kesenian tradisional

Ribuan pengunjung membanjiri prosesi sedekah laut tersebut,prosesi sedekah laut, di kunjungi bukan hanya dari masyarakat cilacap saja, akan tetapi dari daerah lain dan bahkah tuouris dari manca Negara untuk menikmati tradisi Syura.

Rangkaian kegiatan sudah di muali di dahului dengan ziarah ke karang bandung nusakambangan di lanjut syukuran di pendopo Wijayakusuma sakti pada malam harinya.

Usai larung sesaji, pada jumat malam, masing masing kelompok nelayan cilacap, menyelenggarakan syukuran dengan menggelar kesenian wayang kulit semalam suntuk. sedangkan di kantor Disparbud di gelar calungan dan lengger pantoan Kesenian tradisonal masyarakat jawa.

Oleh Bahrun Ali Murtopo

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

bram

Berbagi itu asik

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer