PNS DPK Di Swasta Yang Tidak Mendapat Uang Makan, Akan Semakin Banyak ‘Tombok’

Kebumen News – Kabar gembira pemberian uang makan bagi PNS yang ditetapkan pemerintah Jokowi di satu pihak menggembirakan. Tetapi tidak bagi PNS Pusat yang diperbantukan di instansi swasta. Pasalnya hak memperoleh uang makan yang selama ini didapatkan menjadi hilang, dengan diberlakukannya Keputusan Menteri Keuangan Nomor:  PMK/72/2016 yang di dalam salah satu pasalnya menyebutkan bagi PNS yang di DPK di swasta tidak berhak mendapat tunjangan uang makan.

Dikotomi instansi negeri dan swasta dalam kebijakan ini kembali ditonjolkan. Beberapa guru PNS Kementerian Agama yang diperbantukan di sekolah swasta sebelum bulan Mei 2016 masih mendapatkan uang lauk pauk (uang makan). Tetapi sejak berlakunya Kepmen tersebut per 1 Mei 2016 PNS Guru yang di DPK di swasta kehilangan haknya berupa uang makan.

Beberapa PNS yang enggan namanya ditulis di media ini mengaku sebenarnya agak kecewa. “Kami merasa ada ketidak adilan dalam Keputusan Menteri Keuangan itu, pasalnya kami yang DPK di swasta rata-rata tidak mendapatkan gaji dari instansi swastanya. Selama ini kami sangat berterima kasih kepada pemerintah karena perjuangan kami dalam mendidik anak-anak itu lebih berat daripada yang di negeri. Kadang-kadang kami rela mengeluarkan uang dari saku sendiri untuk memotivasi siswa. Tetapi kini uang makan justeru dihapus, yang tentu membuat kami semakin berat dalam berjuang mendidik anak-anak di sekolah swasta. Tetapi karena kami abdi negara, ya kami tetap akan melaksanakan tugas seperti biasa, meski dengan keterbatasan” Tutur seorang PNS yang enggan namanya ditulis. (Kn.01)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Or

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.