11:38 pm - Senin September 16, 2019

Reses di Holopis, Utut Adianto Implementasikan Nawacita Jokowi

732 Viewed kebumenn 0 respond

Kebumen News –  Drs. Utut Adianto mengisi masa reses kali ini dengan melapokan kerja-kerja yang dilakukan anggota DPR RI di Dapil 7 (Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen). Reses digelar di gedung koperasi Holopis KPN P dan K , Kecamatan Rowokele. Reses di hadiri 150 peserta, terdiri dari PAC dan pengurus DPC PDI P, Muspika, Kepala Desa dan tokoh masyarakat. (13 /5/16).

Utut Adianto yang diwakili Banteng Pringgodani mengatakan,”Program yang sudah berjalan di antaranya adalah pemberian kartu pintar kepada siswa sekolah di SD, SMP dan SLTA di Kabupaten Kebumen, serta bantuan pembanguan ruang sekolah untuk  di antaranya SMK Taman Karya Madya Kebumen, SMK Komputer Karanganyar dan SMAN 1 Ayah. Selain itu, Utut juga memberikan beberapa bantuan alat pertanian kepada kelompok tani dan ternak, serta memenuhi usulan warga yaitu pembangunan lapangan sepakbola di pedesaan” Tutur Banteng.

Banteng Pringgondani menambahkan, ”Kami diberi amanat dari Pak Utut Adianto selaku Komisi X bidang pendidikan, di antaranya SD, SMP, SLTP dan SLTA . Ia, juga memberikan informasi terkait kerja yang sudah dilakukan di Kebumen yaitu memberikan Program Indonesia Pintar untuk SD sejumlah 2.054 siswa 250. ribu-400 ribu, Siswa SMP berjumlah 1.555 siswa sebesar 350 ribu -750 ribu, dan siswa SLTA sejumlah 637 sebesar  500 ribu sampai dengan 1 juta rupiah. Itu salah satu implmentasi Nawacita Jokowi”. Sambung Banteng.

Acara reses dibuka oleh ketua DPC PDI P Cipto Waluyo didampingi Sekjen DPC PDI Perjuangan Kebumen. FX. Bambang Trsi Saktiono mengatakan, “Acara Reses ini bagian tugas kami sebagai partai PDI P tetapi semua warga, karena kami mengemban amanat, harapannya ada usulan-usulan ini berlaku untuk semua masyarakat, bukan hanya pengurus partai PDI P saja. Oleh karenanya kami berupaya bagaimana usulan reses ini menjadi bahan masukan kami, terkait anggaran Kebumen yang belum bisa menjawab kebutuhan program pembangunan di Kebumen seluruhnya, kami akan usulkan kepada provinsi dan pemerintah pusat, agar kebutuhan anggaran Kebumen 3 trilyun, sementara kemampuan APBD kebumen 200-300 milyard,’Kata Cipto yang juga ketua DPRD Kebumen.

Pada sesi dialog Turyanto seorang warga dari desa Wonoharjo mengusulkan, “Dalam pendataan kartu pintar pihak desa dalam mendata KK yang miskin harus valid sebagai acuan dasar, sebab di desa Bumiagung. Kecamatan Rowokele data tidak valid karena ada warga yang sudah meninggal masih tercantum.Selain itu juga meminta adanya pembangunan lapangan sepakbola di desa desa sebagai kegiatan olah raga, kami sudah mengusulkan anggaran tetapi belum mencukupi” Tutur Turyanto

Turyanto menambahkan,’bidang kebudayaan perlu diperhatikan sebagai nilai sejarah kebudayaan masyarakat, kami usul adanya  perhatian kelompok seni kuda kepang dan calung yang masih berjalan, sebagai pelestarian budaya kita. Kami sudah membina group kesenian paguyuban seni untuk dihidupkan  kembali, sebab group ini sering digunakan saat peringatan kemerdekaan RI ke 17 Agustus setiap tahunnya,‘ Pungkasnya. (Kn.05)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Pencari Lobster Jatuh Terseret Ombak Di Tanjung Pengantin

Bocah 9 Tahun Hanyut Saat Asyik Mandi Di Laut

Related posts