4:41 am - Minggu November 1, 2020

Kyai Imam Zuhdi Uri-Uri Budaya Jawa Dalam Berdakwah

777 Viewed bram 0 respond

Sebagai salah satu suku yang ada di Indonesia, Jawa memberikan tak sedikit sumbang sih budaya terhadap Indonesia sehingga ia bisa disebut negara kaya budaya. Banyak budaya berasal dari Jawa yang terepresentasikan dalam bentuk tradisi-tradisi, baik tradisi yang berupa hiburan, bersifat spiritual, berbau mistik, maupun kolaborasi dari ketiganya.

Contoh tradisi berupa hiburan, wayang, tari-tarian, dan ketoprak. Tradisi bersifat spiritual, misalnya  tradisi keraton. Tradisi berbau mistis, misalnya mantera-mantera, azimat, dan ramalan. Sedangkan wayang adalah salah satu dari sekian banyak varian budaya Jawa yang mengandung ketiganya.

Tradisi Wayang

Sebut saja, para mistikus kejawen, mereka menjelaskan bahwa pertunjukan wayang bisa dipahami sebagai gambaran dunia. Allah diibaratkan sebagai dalang dan makhluk ciptaan-Nya (manusia) tak ubahnya seperti wayang yang bisa pentas di pertunjukan karena ada dalang. Ini adalah aura spiritual dari dunia wayang.

Dalam pewayangan pun terdapat kisah-kisah maupun tokoh-tokoh yang sering diharmonisasikan dengan Islam. Sebagai contoh, tokoh pewayangan Yudhistira; salah satu dari lima Pandawa dalam kisah Mahabaratha Sumber  Faiqotun Ni’mah.

Wayang saat ini digunakan sebagai salahsatu media dakwah yang efektif guna menyampaikan ilmu agama kepada masyarakat hal ini seperti yang dilakukan oleh Kyai Kampung Desa Setrojenar, Kecamatan buluspesantren, kebumen.

Dalam rangka memperingati Isro Miroj Nabi Muhammad SAW. Peringatan isro miroj yang rutin diperingati oleh seluruh Umat Muslim diindonesia,  salah satunya seperti peringatan Isro Miroj yang diadakan oleh takmir masjid albarokah Desa Setrojenar.

Yang di hadir ratusan warga Desa setrojenar, selain disampaikan tausiyah oleh Kyai Saryono dan Kyai Imam Zuhdi kedua asli Warga Desa Setro jenar merupakan alumni dari pondok pesatren dalam tausiyahnya menggunakan media dakwah wayang kardus yang diciptakannya sendiri.

Denga Lelakon” Peristiwa Terjadinya Isro miroj yang dialami Nabi Muhammd SAW” menurut kyai saryono media wayang ini selain sebagai media dakwah juga sebagai hiburan dengan alunan sholawat, sedangkan ali marsudin selaku takmir masjid mengatakan bahwa peringatan Isro Miroj tahun ini diadakan dengan sederhana namun dengan adanya media dakwah wayang tersebut membuat gelak tawa warga yang hadir.

Selain itu dengan peringatan seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan keimanan dan persatuan dalam hidup bermasyarakat. ( Paryanto/Bram)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Eloknya Pantai Bocor Kebumen

prev-next.jpg

Beginilah Akses Menuju Salah Satu Ikon Wisata Kebumen

Related posts