TNI Mengancam Akan Robohkan Surau

Kebumen – Penghentian sementara pendirian Musholla warga ini terjadi saat warga tengah menyiapkan bahan dan perkakas guna melanjutkan kerja bakti hari ke dua. Tiba-tiba datang Kades Petangkuran, Muhlisin, yang baru didatangi oleh 2 oknum TNI di rumahnya. Kedua oknum tentara itu, salah satunya adalah Junaedi Babinsa dari Koramil Ambal; menyampaikan perintah dari Komandan Dislitbangad di Setrojenar agar memindahkan surau yang baru dikerjakan sekitar 60 persen dan tinggal meneruskan bagian atapnya.

“Jika tidak, maka surau itu akan dirobohkan”, demikian Kades menirukan perintah tentara yang mendatangi rumahnya.

Secara terpisah, Kepala Desa Petangkuran yang pernah menjadi korban kebrutalan tentara di Wiromartan (22/08/2015) itu menjelaskan bahwa pihak pemerintah desa telah mengetahui dan mengijinkan pendirian surau di pesisir desanya.

“Saya sebagai Kepala Desa sudah mengijinkan warga untuk membangun langgar (surau) di selatan sana”, tegasnya. Di selatan sana maksudnya adalah di zona pesisir yang telah dipagari oleh tentara secara paksa hanya berdasarkan klaim sefihak tanpa mekanisme musyawarah yang semestinya.

Seorang warga lainnya yang biasa dipanggil Cak Dikin juga sangat menyesalkan pelarangan mendirikan surau. Pemuda yang sejak hari pertama ikut kerja bakti pendirian surau ini tak bisa menerima pelarangan terhadap warga desanya. Terlebih karena pelarangan ini disertai ancaman akan dibongkar paksa. Menurutnya, pendirian surau ini semata merupakan kebutuhan seluruh warga, termasuk tentara.

“Tentara kan juga acap interaksi dengan warga. Nah, jika saat itu masuk waktu sholat dhuhur atau ‘asar misalnya kan butuh tempat sholat juga”, katanya di sela ia memotong bambu bahan usuk surau.

Sedangkan menurut Kades Muhlisin yang mengijinkan warganya dalam pendirian surau ini karena memang memiliki dasar yang kuat. Bahwa zona ini masih termasuk dalam kepemilikan petani warga desanya. Tanah kemakmuran desa juga ada di areal itu. Dan petani warga Petangkuran memiliki bukti pemilikan. (Kn/4)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Or

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.