Longsor di Sendangdalem Gelar Sosialisasi Penanggulangan Bencana

#Kebumen  #bencanaalam

[S]ebagai wilayah pegunungan, desa Sendangdalem rawan bencana longsor. Seperti yang terjadi di Bantarasem Sendangdalem baru-baru ini. Untuk itu dipandang penting melakukan sosialisasi penanggulangan bencana di Desa Sendangdalem.

[one-half-first]

Masyarakat menggelar kegiatan ini pada tanggal 9 Januari 2016. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Balaidesa Sendangdalem ini dihadiri 35  anggota masyarakat Desa Sendangdalem yang terdiri dari Dukuh Kalilendi, Kidul Gunung, Bantarasem, dan Dukuh Krajan. Selain warga juga dihadiri Kepala Desa Simin, perangkat desa beserta jajarannya, lembaga masyarakat, didampingi mahasiswa KKN.

Camat Padureso yang tidak dapat hadir dalam hal ini di wakili oleh Kasi Trantib Suhartoyo, Puskesmas Padureso Nur Basuki , dan Staf BPBD Totok Ari Setyanto. Program sosialisasi penanggulangan bencana ini sebenarnya sudah dirancang sejak lama.

Mengapa penting mengadakan kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana karena pada tanggal 16 Desember 2015 terjadi Bencana Longsor di Dukuh Bantarasem. Meski tidak ada korban jiwa namun masyarakat mengalami kerugian cukup besar pada bencana longsor ini.[/one-half-first][one-half][/one-half]

Selain itu berdasarkan data BPBD Kecamatan Padureso 85% merupakan daerah rawan bencana. Dengan terselenggaranya sosialisasi penanggulangan bencana ini masyarakat menjadi tanggap dan waspada untuk menjaga lingkungan sekitar.

“Diharap masyarakat bisa lebih siap dan tanggap bila terjadi bencana longsor pada musim hujan maupun kebakaran dan kekeringan pada musim kemarau sehingga meminimalisir kerugian yang terjadi baik dalam bentuk fisik maupun non fisik.” Tutur Ketua Panitia Heru Triyono.

Kegiatan ini merupakan Kerja sama Desa, BPBD Sebagai narasumber diwakili Totok Ari Setyanto dengan materi Mitigasi Bencana, dan dari Puskesmas Padureso sebagai narasumber kedua diwakili Nur Basuki dengan materi Kebencanaan

Masyarakat Sendangdalem cukup antusias mengikuti sosialisasi ini, terbukti saat pemaparan materi warga sangat hidmat mencerna materi dan bertanya. Bahkan pada sesi kedua lima warga berbondong-bondong bertanya pada narasumber. (Kn/02)

 

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

bram

Berbagi itu asik

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Or

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.