Warga Triwarno Peringati Maulid Nabi Dengan Tradisi Capitan

[one-fourth-first][B]udaya capitan ini dilakukan turun temurun dari zaman nenek moyang dahulu yang dilakukan oleh masyarakat triwarno. [/one-fourth-first][three-fourths][/three-fourths]Capitan ini bagian dari rasa cinta umat Nabi Muhamad SAW karena dalam sejarah Nabi Muhamad SAW sangat mencintai anak-anak kecil khususnya anak anak yatim piatu tutur Kyai Turmuji.

Capitan itu sendiri adalah istilah daging ayam yang dicapit dengan bambu seperti sate, namun tidak ditusuk melainkan dengan ditempelkan dua bambu. Budaya capitan ini hanya dilakukan oleh masyarakat setiap tanggal 12 Maulud untuk memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW
Capitan ini setelah dibuat langsung dibagi bagikan kepada anak-anak kecil yang ada dilingkungan sekitarnya.(Agus/Bram)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

bram

Berbagi itu asik

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Or

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.