Petani Urut Sewu Optimis, Dukungan Meluas

Kebumen – Empati sosial yang memunculkan dukungan bagi petani Urut Sewu dimulai semenjak terjadi tragedi bentrokan di Desa Wiromartan tanggal 22 Agustus 2015. Bentrokan tersebut menyebabkan 31 petani terluka bahkan dan 4 orang petani terpaksa dirawat di rumah sakit.

Salah satu organ yang mengkonsoliasi dukungan solidaritas untuk petani Urut Sewu adalah Sosial Movement Institut (SMI) yang berpusat di Yogyakarta. organ ini telah dua kali melakukan konsolidasi. Dukungan lainnya juga muncul dari Mahasiswa Unsoed Purwokerto, UIN Walisongo Semarang, Jaringan Gus Durian, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kebumen dan Yogyakarta dan Himpunan Mahasiswa Islam Purwokerto.

“Kami selama ini merasa sendirian, dengan meluasnya dukungan ini kami optimis, perjuangan kami untuk mempertahankan tanah kami akan berhasil.” Tutur Sunu koordinator Urut Sewu Bersatu.

Meskipun muncul banyak dukungan toh dua hari terakhir ini pihak TNI tetap melanjutkan pemagaran di desa Kaibon Petangkuran Kecamatan Ambal. Informasi dari sumber yang enggan disebutkan namanya pelanjutan pemagaran ini disebabkan adanya alokasi milyaran dana pemagaran kecamatan Ambal yang harus direalisaikan. Dana itu bersumber dari APBN.

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer