Perlu Kerja Keras Untuk Mendapatkan Air Buat Mandi & Produksi Tembakau

Karanggayam >>Kekeringan merupakan salah satu jenis bencana alam yang terjadi secara perlahan-lahan, berlangsung lama sampai musim hujan tiba, berdampak sangat luas, dan bersifat lintas sektor (ekonomi, sosial, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain. Kekeringan tidak hanya dilihat sebagai fenomena fisik cuaca saja, tetapi hendaknya juga dilihat sebagai fenomena alam yang terkait erat dengan tingkat kebutuhan masyarakat terhadap air, karena air merupakan kebutuhan pokok dan vital bagi seluruh makhluk hidup, yang tidak tergantikan oleh sumber daya lainnya.

Salah satu Desa Logandu, Kalireja, dan Clapar Kecamatan Karanggayam sekarang sedang di mulai pembangunan satu Embung dengan ukuran kurang lebih  30-40 M sementara di taun ini pembanguna selesai, meliaht kondisi wilayah kecamatan karanggayam adalan minimal di bangun 3-5  embung perdesa mensesuikan wilayah, akan tetapi dengan pembangunan embungpun   belum bisa mencukupi bila musin kemarau datang masyarakat berharap bukan hanya embung saja akan tetapi juga di bangun sebuah bronjong yang melitang/mebendung sungai untuk menahan pasir dan air saat komarau tiba, saat ini paling terparah kekeringan  Desa Kaliraja.

Karena embung untuk stok air penanaman tembakau, bronjong untuk stok kebutuhan MCK untuk sekedar minum masyakat masih bisa mencukupi, walau harus mengambil di sumber mata air dengan jarak variasi mulai 200m-2km, untuk saat ini walau sudah dikirim bantuan air bersih dari baznas, pemda dan lainya. Akan tetapi kebutahan bukan haya buat masak dan minum akan tetapi untuk pertanianpun menbutuhkan seperti tembakau dan lainya di desa kami adalah salah satu harapan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih menjanjikan, Hijau daun tembakau akan lebih menjadikan kami lebih bersemangat merawat saat kebumennews berbicang-bincang dengan masyarakat di sana komonitas sosial media  @logandu ( B82)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

bram

Berbagi itu asik

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer