6:59 am - Sabtu April 4, 2020

Belajar Tata Nilai dari Kothekan Lesung Bonorowo

892 Viewed kebumenn Komentar Dinonaktifkan pada Belajar Tata Nilai dari Kothekan Lesung Bonorowo

#Karangsambung

[P]elataran baledesa Bonorowo pagi hingga siang hari itu dikepung massa hingga meluber ke jalanan aspal di seberangnya.  Dari jauh terdengar talu lesung yang ditabuh dalam irama tertentu yang  memancar dari toa dan menggema hingga tetangga desa.  Kemeriahan pagi itu tambah semarak dengan para pedagang jajanan dan mainan anak yang datang memanfaatkan keramaian.

[one-third-first][L]omba kothek lesung di Bonorowo”, terang pak Saryono, salah satu panitia yang jadi yuri lomba. Lelaki yang juga Ketua BPD Bonorowo ini menilai penampilan kelompok peserta dari pinggir jalan.

Ada 8 kelompok lesungan yang berlomba hari itu, semua berasal dari beberapa pedukuhan di desa Bonorowo sendiri.  Panitia mewajibkan peserta yang mengikuti lomba untuk membawakan lagu “Kebumen Beriman” dalam kothekan lesung yang dibawakannya.[/one-third-first][two-thirds][/two-thirds] Lagu lainnya menjadi materi pilihan bebas yang dibawakan.

Tradisi sebagai Metode Melestarikan

Ada yang menarik di balik ide lomba kothekan lesung ini. Yakni sebuah kebijakan kolektif masyarakat sendiri yang secara moral dan kultural “mewajibkan” warga desa untuk nanggap lesungan pada hajatan yang dihelat keluarga. Terutama pada saat warga punya hajatan mantu mbarep atau mantu ragil pasti mementaskan kothekan lesung ini.

Hal ini jadi permufakatan sosial yang disepakati warga desa Bonorowo. Dengan begitu menjadi semacam “kewajiban moral” seluruh warga desa. Implikasinya adalah upaya konkret untuk melestarikan seni tradisi kothekan lesung di desa ini. Sejauh ini, menurut Ketua BPD setempat, kebijakan ini bersifat kultur dan tidak perlu dibuat aturan struktural semisal peraturan desa (perdes). Namun malah secara effektif berjalan dan dilaksanakan seluruh warga desa.

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Kothekan Lesung, Tradisi Moyang Yang Nyaris Terlupakan

Peringati Haornas di Kebumen Ganjar Bakal Roadshow Dua Hari

Related posts