3:27 pm - Selasa Juli 7, 2020

Tak ada Aturan yang Jelas Untuk Menerima Siswa Baru dan Sumbangan Uang Gedung

1037 Viewed Agus Nur Komentar Dinonaktifkan pada Tak ada Aturan yang Jelas Untuk Menerima Siswa Baru dan Sumbangan Uang Gedung

Kebumen #News > Penerimaan siswa baru di tingkat SLTA dan SMP swasta maupun negeri  tidak ada aturan yang jelassoal penerimaan jumlah siswa yang bisa diterima. Terbukti tahun ini terdapat beberpa sekolah menerima siswa baru berlebih, sehingga harus menambah karyawan, guru dan kelas baru. Apakah memang tidak ada kontrol dari pihak pemerintah terkait batasan dalam menerima siswa baru?

Menyisir banyaknya sekolah swasta maupun negeri di Kebumen nyaris bisa dikatakan Kebumen adalah kota pendidikan di bawah Yogyakarta. Akan tetapi hal ini menjadi kurang ideal bila tidak ada aturan maslah kuota sekolah dalam penerimaan siswa baru.

Adanya beberapa sekolah yang berlebihan menerima sementara di sisi lain ada sekolah yang kekurangan siswanya bukan karena manajemen sekolah yang kurang bagus. Tetapi karena tidak ada kebijakan yang tegas oleh pemerintah terkait kouta pemenrimaan sehinga antara sekolah satu dengan lainnya saling sikut dan saling angkut siswa yang mau belajar di sekolahanya untuk terus menambah jumlah siswa. Hal ini disebabkan karena prinsip sekolah semakin banyak siswa semakin banyak ikam masuk dari berbagai sisi.

Salah satunya pungutan sumbangan pengembangan instansi atau gedung sekolah dengan mengatasnamakan untuk wali murid. Ini bisa terjadi karena hal ini pun tidak diatur berapa besar sumbangan sekolah yang boleh memungut, jadi sekolah seenaknya membanderol sumbangan dan pendaftaran sekolah. Padahal sesuai permendikbud  No 44 tahun 2012, sekolah ilarang melakukan

pemungutan kepada siswa, tetapi nyatanya hal ini masih berlaku di tingkat pendidikan. Akibat lemahnya penegakan aturan dan kontrol.

Sebetulnya pemerintah bisa mengontrol sekolahan-sekolah terkait perekrutan dan tarikan sumbangan dengan jalan turun langsung ke lapangan. Lihat berapa jumlah siswa-siswi baru dan berapa sumbangan yang diminta dari pihak sekolah. Hl ini sangat mungkin dilakukan melalui sekolah ataupun langsung turun lapangan ketemu wali murid, (Dikaji oleh Lembaga Pemperdayan Informasi dan Penelitian (LPIP). (Bram)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
News Feed
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Ikonik, Kebumen Kota Santri dan Pendidikan

prev-next.jpg

Pembudayaan Pancasila di era Kontemporer

Related posts