8:28 am - Rabu Juni 3, 2020

Kemenangan Pengusaha Desa Melawan Pasar bebas dunia

481 Viewed Agus Nur Komentar Dinonaktifkan pada Kemenangan Pengusaha Desa Melawan Pasar bebas dunia
single-thumb.jpg

#Kebumen 

[one-half-first]
[D]eklrasi Sugihbareng,Group. Job Fair (Pameran Bursa Kerja) yang diadakan Disnakertransos (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial) Kabupaten Kebumen, Jawa tengah, Indonesia selasa-rabu/5-6 mei di Audit IAINU Kebumen. Job Fair 2015 ini dihadiri 16 ribu pengunjung dari usia produksi  SMA Se- Kabupaten dan masyarakat umum
.[/one-half-first][one-half][/one-half]

Menurut Eko Wahyudi SPd,I pemrakarsa “Sugihbareng.grup” mengatakan,”Tidak kalah menariknya Job Fair 2015  diramaikan oleh IKA IAINU Kebumen (Ikatan Alumni) dengan 15 stand hasil produksi desa dengan tujuan menambah pengerapan tenaga kerja dan  menghapus kemiskinan , Kata Eko Alumni tahun 2005.

Eko menambahkan,”kecuali ikut meramaikan Job Fair 2015, 15 stand yang merupakan hasil karya produksi alumni IAINU Kebumen. Serta  mempunyai latar belakang yang kuat  untuk bisa menjadikan para alumni IAINU Kebumen menjadi pelaku agen perubahan desa (agen of village) di era pasar bebas dan gerbong MEA yang sudah masuk ke pasar 460 desa  di Kebumen,” tambah Eko, disela-sela  deklarasi bertajuk “Kemenangan Pengusaha  Desa Melawan Pasar Bebas Dunia,’ tambah Eko.

Eko  berharap,”Harapannya alumni IAINU yang sejumlah 9.650  sebagian besar guru Tarbiyah PAI ini, bukan hanya sekedar menjadi guru secara profesi dikelas, Alumni IAINU Kebumen abdi social ditengah-tengah masyarakat, alumni IAINU Kebumen menjadi garda perubahan pelaku dan pendampingan produksi hasil produk desa sebanyak 100 produk di Kebumen,”harap Eko

Pantauan, dilokasi Job Fair 2015  tepatnya halaman kampus IAINU Kebumen, sebanyak 15 stand diadakan upacara prasasti bertajuk ”kemenangan Penguasha Desa Melawan Pasar Bebas dunia”. Prasasti itu merupakan simbol dari pada sikap orang-orang desa yang dikawal oleh Alumni IAINU kebumen untuk menjawab  image kabupaten Kebumen miskin no 2 Se Jawa Tengah, tetapi dibalik nomor 2 kaya se Jawa Tengah.(bwk)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab
Don't miss the stories followKebumen News and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Terjebak Pada Komersialisasi Aset Budaya

prev-next.jpg

Pembudayaan Pancasila di era Kontemporer

Related posts