Kebumen, Kota Kecil di Jawa Tengah, Bisa Kaya Tapi Belum Optimal

Kebumen NeWS >> Kota ini memiliki kekayaan alam dan kebudayaan eksotis. Sebenarnya, di kota kecil ini seluruh sumber daya alam tersedia, dan bisa bernilai ekonomis. Lihat saja, mulai dari tanah untuk pembuatan genteng dan batu bata, tempat para petani menanamkan investasinya sampai bebatuannya pun mengandung nilai ekonomi tinggi. Tapi ini hanya bagi yang mampu mengolahnya. Belum lagi jika berbicara tentang hasil pertanian di kota yang meskipun kecil ini bukan hanya menghasilkan padi dan kacang-kacangan, namun juga terdapat biji jenitri yang nilai ekonomisnya milyaran rupiah. Jika digambarkan dalam imajinasi, Kebumen sah digambarkan sebagai miniatur Indonesia.

Kekayaan Kebumen tidak terbatas pada hal tersebut saja, tetapi juga tampak dari sisi keindahannya. Bagaimana tidak, eksotisme samudra hindia yang membujur dari barat hingga timur sisi selatan kota Kebumen menawarkan kepuasan bagi siapapun yang menikmatinya. Di sisi selatan paling barat Kebumen terdapat Pantai Logending yang menjadi bagian dari Kecamatan Ayah, di ujung timur sisi selatan terdapat Pantai Rowo yang menjadi bagian dari kecamatan Mirit. Dan tak terhitung area wisata pantai lain yang berjejer diantara dua pantai tersebut.

Hanya saja masih butuh sedikit polesan di setiap lokasi wisata tersebut, agar ke naturalan alamnya lebih terasa. Ada yang unik lagi berbicara alam Kebumen, yakni mengenai dua tampungan air besar atau waduk yang mengapit ujung barat dan timur sisi utara Kebumen, yakni waduk Sempor di Kecamatan Sempor dan waduk Wadaslintang di kecamatan Wadaslintang. Waduk Sempor sebagian airnya berasal dari Banjarnegara sedangkan waduk Wadaslitang berada di perbatasan Wonosobo dan Kebumen.

Secara lahiriah fungsi waduk sebagai tampungan air adalah sebagai sarana irigasi persawahan. Namun terdapat fungsi-fungsi lain yang bisa di aktifkan, contohnya sebagai lahan berternak ikan. seperti karamba di Wadaslintang maupun sebagai objek wisata. Di sinilah butuh kesadaran bersama, bahwa seluruh kekayaan alam harus dijaga dan difungsikan semaksimal mungkin dengan memperhatikan ekosistem yang ada, sehingga keberlanjutan sumber daya alam menjadi tanggung jawab bersama, Hal ini agar generasi penerus kita pun dapat ikut menikmatinya (Wibi)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer