Kampanye peduli Kaum difabel Kebumen

Rumah Inkusif merupakan ramah bagi anak anak sekolah Difabel ( berkebutuhan khusus) Sekolah ini adalah tempat bagi setiap anak belajar secara formal untuk mendapatkan layaan pendidikan sebagai bekal bagi mereka dalam menghadapi masa depannya. Setiap anak menginginkan mereka dapat diterima dan menjadi bagian dari komunitas di sekolah, keluarga dan masyarakat.
Kemarin di alun alun Kebumen pada acara carefreeday pada Minggu 17 mei diadakan kampanye menyeruakan dan ajakan kepedulian haka hak terhadap kaum difabel (tuna rungu, tuna daksa, Tuna wicara, autis)  yang diikuti 60 orang dari unsur orang tua kaum difabel, relawan, pendamping dan pengelola rumah Inklusif. dengan orasi, menyebarkan famlet dan belajar bahasa isyarat Bisindo Budiwicaksono Mahasiswa Unes Semarang.
Pengelola Rumah Inkusif Muinatul Khoeriyah SAg mengatakan,” Rumah Inkusif berlamatkan di Rt 01 RW 01 kompleks mushola Al Furqon desa Kembaran, Kebumen. Berkebutuhan khusus atau yang biasa kita kenal dengan nama Difabel? Apakah hak-hak mereka sudah terpenuhi? Mari kita tengok disekitar kita, khususnya di kota kita tercinta, Kota Kebumen. Banyak dari saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus yang belum bisa merasakan nikmatnya memakai seragam sekolah, bagaimana senangnya bermain dengan teman sebayanya,”Kata   Muinatul Khoeriyah
  Muinatul Khoeriyah  menambahkan,” kegiatan kampanye kesadaran kepada kaum difabel hak-hak kami mengajak kepada masyarakat mari kita tengok disekitar kita, khususnya di kota Kebumen kita tercinta, banyak dari saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus yang belum bisa merasakan nikmatnya memakai seragam sekolah, bagaimana senangnya bermain dengan teman sebayanya, ” kata Muinatul Khoeriyah .

  Muinatul Khoeriyah mengajak kepada warga Kebumen dan sekitarnya agarHal apa yang bisa kita lakukan? Mulailah dengan merubah pola pikir kita, cara pandang kita dalam melihat saudara-saudara kita yang mempunyai kebutuhan khusus (difabel). cara pandang yang melihat mereka SETARA dengan kita. Setara dalam hal apapun, pendidikan, pekerjaan, berkumpul dan lain-lain.“Hargailah mereka sebagai makhluk Tuhan yang sempurna”,” pungkasnya. (,,)

Gunakan Bahasa Yang baku, Sopan dan Bertanggung Jawab

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer